UMP Kalsel 2026 Naik 6,54 Persen, Jadi Rp 3.725.000

2026-02-01 22:17:50
UMP Kalsel 2026 Naik 6,54 Persen, Jadi Rp 3.725.000
BANJARBARU, – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhidin resmi mengumumkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalsel 2026 pada Rabu malam.UMP Kalsel 2026 ditetapkan sebesar Rp 3.725.000 atau naik 6,54 persen dibandingkan UMP 2025 yang sebesar Rp 3.496.195.Muhidin mengatakan, penetapan UMP 2026 telah sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.Selain itu, penetapan UMP juga mempertimbangkan masukan dan rekomendasi dari Dewan Pengupahan Kalimantan Selatan.“Saya menyetujui hasil rekomendasi Dewan Pengupahan yang telah dibahas sesuai regulasi,” ujar Muhidin dalam keterangannya yang diterima Kamis .Baca juga: Buruh Kecewa UMSK Semarang dan Jepara Hilang di 2026, Sebut Upah Jateng Alami KemunduranSelain UMP, Muhidin turut menetapkan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) 2026 untuk enam sektor strategis di Kalimantan Selatan dengan besaran kenaikan yang bervariasi.Sektor pertambangan menjadi sektor dengan upah tertinggi, yakni sebesar Rp 3.770.000. Sementara sektor industri kayu lapis ditetapkan sebesar Rp 3.728.000.Empat sektor strategis lainnya juga mengalami penyesuaian upah sesuai ketentuan yang berlaku.Muhidin berharap kenaikan UMP dan UMSP 2026 dapat meningkatkan kesejahteraan pekerja sekaligus mendorong pertumbuhan dunia usaha di Kalimantan Selatan.“Harapannya para pekerja sejahtera, usaha pun maju, dan Kalsel tercinta makin sejahtera dan berkeadilan,” pungkas Muhidin.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-02-01 21:38