JAKARTA, - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan alasan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI menanggung seluruh biaya pemakaman serta perawatan bagi para korban kebakaran Gedung Terra Drone, Kemayoran, Jakarta Pusat.Namun, ia mengaku bahwa apa pun keputusan Pemprov DKI sering kali tetap memunculkan komentar dari sebagian masyarakat.“Ya inikan bencana, ini musibah, kenapa Pemprov (bertanggung jawab). Tidak bertanggung (jawab) salah, tanggung jawab juga ada yang nanya,” ucap Pramono saat ditemui di wilayah Senayan, Jakarta Pusat, Rabu .Baca juga: Usai Kebakaran Terra Drone, Pramono Akan Cek Sertifikat Laik Fungsi Gedung di JakartaMenurut dia, dalam situasi darurat, pemerintah wajib hadir tanpa perlu memperdebatkan soal kewenangan. Ia menekankan bahwa bantuan diberikan karena menyangkut kemanusiaan dan keselamatan warga.Pramono juga menanggapi pemberitaan mengenai dirinya yang datang ke lokasi kebakaran dengan mengenakan jersey Persija.Ia menjelaskan bahwa saat kejadian, dirinya sedang mengikuti pertandingan persahabatan bersama para duta besar dan Kementerian Luar Negeri.Setelah mendapat kabar kebakaran, ia langsung menuju lokasi menggunakan sepeda motor karena akses jalan yang macet.“Untuk ke sana saya enggak naik mobil, karena udah enggak bisa, macet. Saya naik motor. Sehingga dengan demikian ya apapun saya ini kan merupakan karakter kepemimpinan yang saya pimpin di Jakarta,” ungkap Pramono.Terkait penyebab kebakaran, Pramono menilai bangunan Terra Drone tidak memenuhi standar keselamatan.Ia menyebut struktur gedung diduga dibangun tanpa mengikuti aturan sehingga memperburuk jalur evakuasi saat api muncul.Baca juga: Pramono: Masalah Gedung Terra Drone Tak Punya Fasilitas Rescue“Problem utamanya adalah kalau semuanya mentaati aturan pasti tidak terjadi. Ini kan pasti dibangun tanpa aturan. Kalau saya lihat struktur dan sebagainya pasti mereka melanggar aturan,” ucap Pramono.Pramono mengatakan kondisi di dalam gedung tidak mendukung evakuasi saat kebakaran.Salah satu temuan paling mencolok adalah ukuran tangga yang terlalu kecil. Kondisi tersebut membuat banyak karyawan tidak bisa menyelamatkan diri.“Karena apa? Tangganya kecil banget, dan itu yang menyebabkan beberapa orang yang gak bisa turun ke bawah,” lanjut dia.Pramono menambahkan, gedung tersebut juga tidak dipersiapkan menghadapi risiko kebakaran. Padahal, gedung tersebut menyimpan baterai litium yang berisiko tinggi jika terbakar.
(prf/ega)
Pramono Ungkap Alasan Pemprov DKI Tanggung Biaya Korban Kebakaran Gedung Terra Drone
2026-01-12 18:19:55
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 18:47
| 2026-01-12 18:38
| 2026-01-12 18:14
| 2026-01-12 17:20










































