TMII Perpanjang Jam Operasional Selama Libur Natal dan Tahun Baru

2026-02-04 21:19:56
TMII Perpanjang Jam Operasional Selama Libur Natal dan Tahun Baru
JAKARTA, - Taman Mini Indonesia Indah (TMII) memperpanjang jam operasional selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.Corporate Secretary TMII Agdya Yogandari mengatakan, pihaknya menargetkan jumlah kunjungan hingga 32.000 orang per hari selama periode liburan kali ini."Kalau per hari ini (Kamis, 25 Desember 2025), tadi per jam dua siang itu kita sudah ada sekitar 13.000-an orang. Target kita di 32.000 per hari ini saja. Sebenarnya kenapa sih jadi banyak banget? Pertama, kita yang tadinya tutup jam 20.00 WIB malam, sekarang jadi tutup pukul 21.00 WIB," ucap Agdya di TMII, Kamis.Baca juga: Natal 2025 di Gereja Katedral Jakarta Dimaknai sebagai Momentum Kelahiran KembaliSelama libur Natal dan Tahun Baru, TMII menghadirkan beragam pertunjukan budaya, mulai dari Reog Ponorogo hingga atraksi air mancur."Terus yang paling seru, kita tuh sekarang ada instalasi dari "9 Matahari", itu hutan menyala "Dongeng Nusantara". Jadi tetap DNA-nya adalah budaya," ucap Agdya.Tak hanya itu, TMII juga kembali menampilkan pertunjukan Tari Kecak yang menarik perhatian publik."Yang paling seru lagi, mungkin teman-teman kalau sudah tahu, kita ada pertunjukan Kecak ya yang kayaknya sempat viral juga," Imbuhnya.Secara keseluruhan, TMII menargetkan total kunjungan sekitar 430.000 orang selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2026."Betul. Jadi kalau selama pekan Natal dan tahun baru ini target kita sekitar 430.000 pengunjung. Itu naik sekitar 9 persen dari tahun 2024 sih," paparnya.Baca juga: Natal 2025 di Katedral Jakarta, Jemaat Berharap Ekonomi Membaik dan Kerukunan TerjagaSebelumnya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) masih menjadi salah satu destinasi wisata favorit warga untuk menghabiskan waktu libur Natal, Kamis . Sejak siang hari, kawasan wisata edukasi tersebut dipadati pengunjung dari berbagai daerah.Berdasarkan pantauan Kompas.com, arus kedatangan pengunjung terlihat ramai di pintu masuk utama TMII. Setelah memasuki kawasan, sebagian pengunjung tampak mengantre angkutan keliling (angling) untuk berkeliling anjungan-anjungan provinsi yang tersebar di area TMII.Selain angling, TMII juga menyediakan berbagai alternatif transportasi ramah lingkungan, seperti skuter listrik dan sepeda listrik, yang dapat disewa pengunjung untuk menjelajahi kawasan.Fasilitas tersebut dimanfaatkan pengunjung untuk menikmati suasana TMII yang lebih asri tanpa kendaraan bermotor.Di sejumlah titik, tenant makanan turut disediakan untuk memenuhi kebutuhan pengunjung, mulai dari makanan berat hingga camilan.Tak sedikit pula pengunjung yang memilih berpiknik di sekitar anjungan atau area danau TMII dengan menggelar tikar sambil menyantap bekal atau makanan yang dibeli di lokasi.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-02-04 21:15