[POPULER TREN] Detik-detik Saudia 763 Tabrak Pesawat Lain di Udara | Kronologi Lengkap Kasus Jeffrey Epstein

2026-01-11 23:48:26
[POPULER TREN] Detik-detik Saudia 763 Tabrak Pesawat Lain di Udara | Kronologi Lengkap Kasus Jeffrey Epstein
- Beragam peristiwa menarik perhatian pembaca di kanal Tren Kompas.com sepanjang hari Sabtu .Isu kriminal dan tata kelola pemerintahan menjadi sorotan, mulai dari pembukaan berkas kasus Jeffrey Epstein di Amerika Serikat hingga operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang menjerat Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.Baca juga: [POPULER TREN] Cara Cegah Rayap Rusak Rumah | UNDP dan UNICEF Respons Cepat Permintaan Bantuan dari AcehDi sisi lain, pembaca juga menaruh perhatian pada polemik bantuan kemanusiaan untuk korban banjir Medan, kisah tragedi tabrakan pesawat Saudia 763 pada 1988, serta catatan rekor atlet Indonesia di SEA Games 2025.Berikut adalah rangkuman berita populer di kanal Tren:Artikel ini mengulas kronologi tabrakan udara yang melibatkan Saudia 763 dan Kazakhstan Airlines 1907 pada 3 Juli 1988 di atas Charkhi Dadri, Haryana, India.Kecelakaan tersebut menewaskan seluruh 349 orang di kedua pesawat dan menjadi salah satu tabrakan di udara paling mematikan dalam sejarah penerbangan.Penyelidikan menyimpulkan kecelakaan terjadi setelah pesawat Kazakhstan Airlines turun di bawah ketinggian yang seharusnya dan gagal mengikuti instruksi kontrol lalu lintas udara (ATC), ditambah faktor kebingungan satuan metrik, kendala bahasa, serta prosedur komunikasi kru yang dinilai lemah.Baca selengkapnya di "Kisah Detik-detik Saudia 763 Tabrak Pesawat Lain di Udara dan Tewaskan 349 Orang".Pembaca juga banyak mengakses artikel yang merangkum perjalanan panjang kasus Jeffrey Epstein, mulai dari laporan awal pada 1996, penyelidikan besar pada 2005, hingga kesepakatan hukum kontroversial yang membuat Epstein sempat mendapat hukuman ringan.Kasus kembali memanas setelah penangkapan Epstein pada 2019 dan kematiannya di sel penjara, sementara minat publik meningkat pada 2024 ketika dokumen gugatan perdata kembali dibuka.Pada Jumat , Departemen Kehakiman AS merilis ribuan dokumen sebagai tindak lanjut Epstein Files Transparency Act yang disahkan November 2025, meski banyak informasi penting masih disensor dan memicu kritik bahwa transparansi belum sepenuhnya terwujud.Simak informasinya lebih lengkap di "Kronologi Lengkap Kasus Jeffrey Epstein: Dari Laporan 1996 hingga Berkas Dibuka 2025".Dokumentasi Pemko Medan Beras bantuan dari Uni Emirat Arab (UEA) untuk korban banjir di Kota MedanPolemik bantuan beras 30 ton untuk korban banjir Medan menjadi perhatian setelah muncul pernyataan Wali Kota Medan Rico Waas yang sempat berniat mengembalikan bantuan tersebut.Kebingungan terjadi karena bantuan awalnya dianggap sebagai bantuan pemerintah asing (government to government), sedangkan mekanisme penerimaannya disebut belum tersedia.Mendagri Tito Karnavian kemudian menegaskan bantuan tersebut bukan dari pemerintah Uni Emirat Arab, melainkan dari organisasi non-pemerintah Red Crescent, sehingga diputuskan tidak dikembalikan dan disalurkan melalui Muhammadiyah Medical Center.


(prf/ega)

Berita Lainnya