Band Australia, POND, Puji Konsep Panggung Soundrenaline 2025

2026-01-12 06:10:12
Band Australia, POND, Puji Konsep Panggung Soundrenaline 2025
JAKARTA, – Grup musik psychedelic rock asal Australia, POND, mengapresiasi konsep panggung yang diusung festival musik Soundrenaline 2025 yang digelar di Jakarta, baru-baru ini.Pemain bas POND, Jamie Terry, menilai konsep pertunjukan yang berlangsung di berbagai lokasi berbeda mampu membangun kedekatan antara musisi dan penonton.Menurut Jamie, atmosfer pertunjukan di ruang yang lebih kecil terasa jauh lebih positif dibandingkan panggung terbuka yang terlalu luas.Baca juga: Lirik dan Chord Lagu Breeze Off the Pond - Justin Timberlake “Bagus, ya, keren. Melakukan pertunjukan di berbagai tempat berbeda. Kemarin malam kami baru saja menonton dari baris depan di beberapa tempat kecil dan suasananya terasa sangat bagus,” kata Jamie dalam siaran pers, Senin .Senada dengan Jamie, vokalis POND, Nick Allbrook, menyebut energi di ruang pertunjukan kecil memberikan pengalaman audio yang berbeda.Ia menilai beberapa band justru lebih tepat dinikmati di ruang terbatas.“Beberapa band perlu didengar di klub kecil dengan suara yang memantul dari dinding. Kamu ingin melihat mereka di ruangan kecil sampai alismu terasa terbakar,” ungkap Nick.Baca juga: Film Folklore: The Long Pond Studio Sessions, Cara Taylor Swift Ungkap RahasiaPengalaman tersebut sejalan dengan visi Soundrenaline 2025 yang tahun ini mengusung tema “Sana Sini”, melalui pendekatan desentralisasi lokasi di berbagai kota, mulai dari Makassar hingga Jakarta.Selain menyoroti konsep panggung, Nick turut membagikan pengalamannya menjelajahi jalanan Jakarta. Ia mengaku terkesan dengan dinamika kota, terutama saat menyeberang jalan.“Menyeberang jalan tadi malam adalah salah satu pengalaman paling menarik. Saya tidak terbiasa, hanya berjalan keluar lalu merasa seperti, ‘stop!’,” ujar Nick.Baca juga: Lirik dan Chord Lagu Walden Pond - Atta BoyTak hanya soal lalu lintas, Nick juga memuji keramahan warga, kuliner lokal, serta keberadaan toko-toko piringan hitam di Jakarta yang dinilainya menarik.“Makanannya gila. Dan toko-toko piringan hitamnya sangat keren. Luar biasa,” kata Nick.Ia pun berpesan agar penonton tetap menjaga keamanan dan solidaritas selama menikmati konser. Menurut Nick, kebebasan berekspresi penting, namun kepedulian terhadap sesama penonton harus tetap menjadi prioritas.“Bersenang-senanglah. Pedulilah pada orang di sebelahmu, tapi jangan merasa terkekang,” ujarnya.Soundrenaline 2025 mengusung tema “Sana Sini” dan digelar di sejumlah kota. Rangkaian festival ini dimulai di Makassar pada 16 November, Medan pada 22 November, Bandung pada 29 November, serta Palembang pada 6 Desember.Perjalanan Soundrenaline 2025 kemudian ditutup dengan perayaan puncak selama empat hari penuh di Jakarta, pada 18 hingga 21 Desember 2025.


(prf/ega)