Pimpin PDIP Jabar, Ono Surono Prioritaskan Isu Lingkungan

2026-01-13 05:52:01
Pimpin PDIP Jabar, Ono Surono Prioritaskan Isu Lingkungan
BANDUNG, - Konferensi Daerah PDI Perjuangan Jawa Barat di Trans Hotel Bandung, Minggu , kembali menetapkan Ono Surono sebagai Ketua DPD.Sementara itu, Chaerul Budi Mantini didapuk sebagai sekretaris dan Budi Sembiring sebagai bendahara dalam periode kepengurusan 2025-2030.Ono mengakui tantangan politik yang dihadapi PDIP tidak lagi sama seperti lima tahun lalu karena adanya perubahan peta kekuasaan."Tentunya tugas berat ya, karena kan mungkin berbeda dari 2019. Pada saat itu, PDI Perjuangan punya instrumen partai yang menduduki jabatan-jabatan publik di tingkat nasional maupun di kabupaten-kota," katanya kepada awak media.Baca juga: Sidak DPRD Jabar, Ono Surono Sebut 3 Tambang di Indramayu Tak BerizinKendati demikian, ia menegaskan, kader PDIP Jabar siap bekerja di tengah masyarakat. Menurut Ono, konsolidasi internal berjalan solid dan menjadi modal penting bagi partai untuk terus melakukan program kerakyatan."Masih banyak tentunya isu-isu yang berkembang yang tentunya sangat berpengaruh terhadap kehidupan rakyat, sehingga tentunya PDI Perjuangan akan terus melakukan pendampingan advokasi kepada rakyat, terutama rakyat yang terdampak dengan kebijakan-kebijakan pemerintah," ucapnya.Selain kerja advokasi, PDIP Jabar menempatkan isu lingkungan sebagai agenda prioritas. Ono menyebut, persoalan kebencanaan yang berulang di sejumlah daerah merupakan alarm bagi pemerintah untuk memperkuat mitigasi.Ia mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Barat menambah alokasi anggaran lingkungan hidup dan mempercepat langkah perbaikan alam."Kemudian meminta pemerintah untuk maksimal dalam melakukan mitigasi atau pencegahan bencana. Serta mendesak reboisasi juga rehabilitasi lahan-lahan kritis yang ada di Jawa Barat," kata Ono yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Jawa Barat ini.Baca juga: Ono Surono Tanggapi Donasi Rp 1.000 Sehari Dedi Mulyadi: Selaras Ajaran Sunda...Di internal partai, PDIP Jabar berencana memperkuat basis kader yang memiliki kepedulian terhadap perlindungan lingkungan dan penanggulangan bencana.Ono menuturkan, partainya ingin menjalankan program percontohan bersama sejumlah BUMN dan pemerintah daerah untuk memulihkan lahan kritis."Selanjutnya, kita ingin ada pilot project bekerja sama dengan PTPN, Perhutani, BKSDA atau bahkan Pemprov Jawa Barat, untuk menanami lahan-lahan kritis itu sampai pada akhirnya lahan itu menjadi lahan produktif, baik dari sisi pangan maupun lingkungan," katanya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-13 05:08