6 Kesalahan Pemasangan Wallpaper Dinding dan Cara Mengatasinya

2026-01-16 11:19:50
6 Kesalahan Pemasangan Wallpaper Dinding dan Cara Mengatasinya
- Pemasangan wallpaper untuk mempercantik dinding rumah sudah menjadi hal lumrah dilakukan.Dengan memasang wallpaper, kamu bebas memilih motif yang bervariasi untuk menghiasi rumah dengan tampilan menarik dan harga yang relatif terjangkau.Meski begitu, pemasangan wallpaper bisa menjadi tantangan tersendiri karena areanya yang luas dan berada di ketinggian.Baca juga: Cara Melepas Wallpaper dengan Mudah dan Tidak Merusak DindingBeberapa kesalahan bisa saja kamu lakukan selama proses pemasangan, terutama bagi kamu yang baru mulai menggunakan wallpaper.Untuk itu, kamu perlu menghindari hal-hal berikut ini agar wallpaper yang kamu pasang sesuai dan tampak cantik seperti dikutip dari laman Better Homes and Gardens pada Senin .Kesalahan pertama yang harus kamu hindari yakni menempelkan wallpaper baru tanpa melepaskan yang lama.Pemasangan dengan cara tersebut memang dapat mempersingkat proses pengerjaan, tetapi akan menyebabkan kerusakan pada dinding.Bagian belakang wallpaper baru yang basah dapat mengaktifkan kembali lem pada yang lama dan menyebabkan gelembung, akan merusak pemandangan yang terpasang.Baca juga: Cara Mengecat Dinding Tanpa Melepas WallpaperUntuk mengatasi hal ini, kamu bisa menggunakan mesin uap khusus penghilang atau mesin uap bertenaga untuk menghilangkan wallpaper yang terpasang.Jika tidak yakin mesin uap mana yang terbaik, konsultasikan terlebih dahulu dengan ahli dan baca buku petunjuk pada wallpaper yang ingin dihilangkan. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan air panas atau alat pengikis seperti pisau pengikis.Kesalahan lain yang harus kamu ketahui adalah menganggap bahwa wallpaper dapat dipasang di semua lokasi di rumah.Hal penting yang harus dicatat yakbi, tidak semua wallpaper sama, jenis seperti grasscloth tidak tahan air dan dapat luntur di area yang memiliki kelembapan tinggi atau memudar di bawah sinar matahari langsung.Karena itu, area yang memiliki kelembapan tinggi dapat menjadi perhatian khusus untuk menjadi dasar pemilihan jenisnya.Penggunaan wallpaper berbahan alami seperti grasscloth hanya di area kering dan perhatikan kode atau labelnya.Selanjutnya, hal yang dapat merugikan kamu saat melakukan pemasangan wallpaper yaitu menganggap semuanya itu sama. 


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

“Fitur ini dapat memberi kendali kepada pengguna untuk menetapkan batas waktu menonton Shorts. Intervensi kecil seperti ini penting untuk membantu anak dan remaja belajar mengatur diri, jelas Graham.Pantauan KompasTekno, area Mental Health Shelf dan fitur pembatasan Shorts memang sudah bisa dijajal di Indonesia.Seperti disebutkan di atas, rak Mental Health Shelf yang dilabeli From health sources akan muncul ketika pengguna memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan penyakit mental.Baca juga: MTV Tutup Lima Channel Musik Akhir 2025, Tergeser YouTube dan Medsos?Sementara fitur pembatasan YouTube Shorts bisa diakses melalui menu pengaturan, tepatnya Settings > Time management > dan Shorts feed limit./Bill Clinten Fitur pembatasan waktu menonton Shorts yang baru dirilis YouTube di Indonesia.Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja mengatakan kedua fitur ini merupakan komitmen YouTube untuk membantu remaja Indonesia membangun kebiasaan digital yang lebih sehat serta mengakses informasi yang lebih bertanggung jawab.Di Indonesia, Suwandi menyebut kesehatan mental remaja akan menjadi salah satu fokus dan perhatian YouTube di Indonesia.“Kami sangat serius dengan komitmen kami soal kesehatan mental, dan ini akan menjadi topik yang akan terus menjadi fokus YouTube ke depannya,” kata Suwandi./Bill Clinten Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja dalam acara Beranda Jiwa di kantor Google Indonesia di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis .Meski jadi fokus YouTube di masa depan, Suwandi menambahkan bahwa dukungan kreator dan pakar menjadi elemen penting agar komitmen ini juga bisa dijalankan dengan baik.Baca juga: YouTube Sulap Video Burik Lawas Jadi Bening dengan AI“Kami membutuhkan bantuan dan kerja sama untuk melanjutkan komitmen kami dan program terkait kesehatan mental di masa depan, sekaligus memperluas jangkauannya,” pungkas Suwandi.

| 2026-01-16 09:10