BANDA ACEH, - Keberangkatan Bupati Aceh Selatan, Mirwan, ke tanah suci dalam rangka ibadah umrah juga turut menjadi sorotan dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) setempat.Pasalnya saat ini Aceh dalam kondisi bencana dan masyarakat membutuhkan pertolongan. Ketua Fraksi Partai Aceh (PA) DPRK Aceh Selatan, Irfan, sangat menyayangkan seorang pimpinan ke luar negeri di tengah kondisi daerah sedang tertimpa musibah.Baca juga: Fakta Bupati Aceh Selatan Mirwan: Disindir Prabowo dan Gerindra, Kini Berpotensi Disanksi"Sangat kita sayangkan dalam kondisi daerah yang perlu andil pemerintah dalam berbagai kebijakan, namun bupati malah menjalankan umrah," katanya saat dihubungi kompas.com, Senin .Irfan tak memungkiri, kemungkinan Mirwan bisa dicopot dari jabatannya melalui melalui mekanisme politik di DPRK.Hal ini seperti pernyataan yang disampaikan Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda.Baca juga: Bupati Aceh Selatan Umrah Saat Bencana, Kemendagri Sudah Ingatkan Berkali-kali"Benar kita ikuti mekanisme. Itulah tergantung situasi nanti ke depan dan juga sikap partai," ujarnya.Namun demikian, sebut Irfan, sejauh ini di DPRK Aceh Selatan sendiri belum ada pembahasan mengarah ke sana."Tidak tertutup kemungkinan terjadi (pembahasan). Lagi pula komunikasi belum terbangun, dan bupati pun belum ada di daerah," sebutnya.Baca juga: Kemendagri Nilai Tindakan Bupati Aceh Selatan Kesalahan Fatal, Pergi Saat BencanaMeski begitu, kata Irfan, hal ini tetap akan menjadi perhatian serius di kalangan anggota DPRK Aceh Selatan."Iya benar, namun semuanya kita lewati tahapan demi tahapan. Karena berbicara politik semua bisa terjadi," tuturnya.
(prf/ega)
DPRK Aceh Selatan Angkat Bicara Terkait Bupati Ibadah Umrah, Tak Menutup Kemungkinan Bisa Dicopot
2026-01-12 12:09:53
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 11:51
| 2026-01-12 10:40
| 2026-01-12 10:34
| 2026-01-12 10:28
| 2026-01-12 09:34










































