Kereta Kebanggaan Meksiko Anjlok Tewaskan 13 Orang, 98 Luka-luka

2026-02-03 19:14:39
Kereta Kebanggaan Meksiko Anjlok Tewaskan 13 Orang, 98 Luka-luka
NIZANDA, - Kecelakaan kereta api Interoceanico anjlok di Negara Bagian Oaxaca, Meksiko selatan, menewaskan 13 orang dan melukai 98 korban pada Minggu .Kereta ini membawa 250 orang, termasuk sembilan awak, ketika anjlok saat melintasi tikungan di dekat Kota Nizanda, dalam perjalanan dari Chivela ke Nizanda.Jalur ini merupakan bagian dari rute strategis yang menghubungkan Samudera Pasifik dan Atlantik.Baca juga: China Punya Kereta Cepat Terpanjang di Dunia, Lebih Ngebut dari Shinkansen"Beberapa lembaga pemerintah telah tiba di lokasi kejadian untuk memberikan bantuan kepada para korban," ujar Gubernur Negara Bagian Oaxaca, Salomon Jara, melalui unggahan di platform X, dikutip dari ABC Australia.Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum melaporkan bahwa 98 orang mengalami luka-luka akibat insiden ini, lima di antaranya kritis.Me informa la Secretaría de Marina que en el accidente del Tren Interoceánico lamentablemente fallecieron 13 personas; 98 están lesionadas, cinco de ellas de gravedad. Los heridos se encuentran en hospitales del IMSS en Matías Romero y Salina Cruz, así como de IMSS-Bienestar en…Pihak berwenang belum mengungkapkan penyebab anjloknya kereta.Namun, Kantor Kejaksaan Agung Meksiko melalui Kepala Jaksa Ernestina Godoy Ramos mengonfirmasi, penyelidikan resmi telah dibuka untuk mengetahui faktor penyebab kecelakaan.Baca juga: Kekayaan Musk Meroket Rp 12.506 Triliun, Bisa Bangun 111 Kereta Cepat WhooshPIXABAY/JOEBAMZ Ilustrasi bendera Meksiko.Kereta Api Interoceanico merupakan proyek kebanggaan pemerintah yang diresmikan pada 2023 oleh presiden saat itu, Andres Manuel Lopez Obrador.Jalur ini membentang sepanjang 290 kilometer dari pelabuhan Salina Cruz di Samudera Pasifik menuju Coatzacoalcos di Teluk Meksiko.Proyek ini menjadi bagian dari strategi besar Pemerintah Meksiko dalam membangun infrastruktur di selatan negeri itu, terutama di kawasan tanah genting Tehuantepec.Kawasan ini dirancang menjadi koridor perdagangan internasional, sebagai alternatif bagi jalur terusan Panama.Hingga berita ini diunggah, upaya penyelamatan masih terus berlangsung di lokasi kejadian.Pemerintah Meksiko berjanji akan mengusut tuntas kecelakaan dan memberikan dukungan kepada para korban dan keluarganya.Baca juga: Kisah Tumbler Hilang di Kereta Jepang, Bisa Balik Sendiri ke Pemiliknya


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-02-03 19:34