Polisi Ciduk 2 Penyandera Bus Wisata di Banyuwangi, Pengakuan Pelaku: Beli Sembako untuk Warga

2026-02-01 22:07:49
Polisi Ciduk 2 Penyandera Bus Wisata di Banyuwangi, Pengakuan Pelaku: Beli Sembako untuk Warga
BANYUWANGI, - Dua pria di Banyuwangi, Jawa Timur, bernama Busahra (56) dan Joddy Soebiyanto (61) diamankan polisi setelah melakukan pemalakan dan penyanderaan bus pariwisata di kawasan wisata Bangsring Underwater, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu .Mereka menarik pungutan Rp 150.000 di luar biaya parkir sebesar Rp 25.000.Jika tidak membayar, bus pariwisata tidak diizinkan keluar dari area wisata.Polisi yang bergerak cepat mengamankan kedua pelaku pun segera meminta keterangan keduanya dan mendapatkan pengakuan bahwa pemalakan tak hanya terjadi satu kali pada hari yang sama.Baca juga: Bus Wisatawan Jadi Tawanan Warga Lokal di Banyuwangi Gara-gara Tak Bayar Rp 150.000Pemalakan yang ramai diberitakan terjadi pada pukul 14.30 WIB saat bus pariwisata yang mayoritas ditumpangi wisatawan lanjut usia sedang parkir di lokasi parkir obyek wisata Rumah Apung Bangsring Underwater.Busahra menemui ketua rombongan wisata untuk meminta jasa pengawalan Rp 150.000, tetapi ditolak, dan rombongan meminta tanda bukti pembayaran.Namun, karena Busahra ngotot meminta jasa pengawalan, rombongan memberikan uang Rp 100.000 yang mana selanjutnya para pelaku mengawal bus tersebut sampai ke jalan raya."Menurut pengakuan Busahra, sebelumnya, di hari yang sama sekitar pukul 13.00 WIB juga telah meminta uang jasa pengawalan terhadap kendaraan bus pariwisata yang masuk ke obyek wisata Rumah Apung Rp 150.000," kata Kapolsek Wongsorejo, AKP Eko Darmawan, Minggu .Kepada polisi, Busahra mengaku bahwa uang tersebut akan dikumpulkan untuk membeli sembako yang nantinya dibagikan ke warga sekitar area wisata.Namun, keterangan tersebut dibantah oleh ketua RT setempat yang juga dihadirkan oleh polisi.Baca juga: Bus Pariwisata di Banyuwangi Ditahan Preman karena Tak Bayar Uang Pengawalan, Penyandera DitangkapPolisi memanggil seluruh pemangku kepentingan untuk mengonfirmasi keterangan Busahra."Menurut keterangan Samsuri selaku ketua RT, bahwa tidak pernah ada musyawarah dengan warga terkait dengan nominal jasa pengawalan dan belum pernah ada pembagian sembako kepada warga sekitar yang dilakukan oleh Busahra dan Joddy," urai Darmawan.Pengakuan yang sama juga diungkapkan Kepala Desa Bangsring, Sutoyo, bahwa ia tidak pernah memberi perintah kepada para pelaku pemalakan untuk melakukan penarikan jasa pengawalan terhadap kendaraan yang berwisata di obyek wisata di wilayah Bangsring.KOMPAS.COM/Dokumentasi Polsek Wongsorejo Dua pelaku penyanderaan bus pariwisata diamankan polisi. Setelah dimintai keterangan, kedua pelaku pemalakan tersebut diminta untuk membuat video klarifikasi disaksikan pihak terkait untuk mencegah pelaku mengulangi perbuatannya."Saya juga memerintahkan Bhabinkamtibmas Desa Bangsring untuk berkoordinasi dengan pengelola wisata dan tokoh masyarakat sekitar agar tidak terjadi lagi kejadian pemerasan dengan modus jasa pengawalan bus pariwisata," tuturnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-02-01 22:53