Timnas Indonesia Punya Saingan, Turkiye dan China juga Incar Timur Kapadze

2026-01-14 14:37:42
Timnas Indonesia Punya Saingan, Turkiye dan China juga Incar Timur Kapadze
- Mantan pelatih Timnas Uzbekistan, Timur Kapadze resmi mengundurkan diri dari jabatannya di tim nasional.Kabar mundurnya Timur Kapadze disampaikan oleh Federasi Sepak Bola Uzbekistan (UFF) dalam rilis resminya di Instagram."Timur Kapadze, asisten pelatih tim nasional Uzbekistan, telah mengajukan permohonan kepada pimpinan Asosiasi Sepak Bola Uzbekistan untuk dibebaskan dari jabatannya, dan menyatakan keinginannya untuk melanjutkan kariernya di panggung baru," tulis UFF.Belakangan muncul rumor jika Kapadze merasa terusik dengan kedatangan Fabio Cannavaro sebagai pelatih kepala baru Timnas Uzbekistan.Baca juga: Kode Keras dari Timur Kapadze, Pelatih Timnas Indonesia Selanjutnya?Kepada kantor berita nasional Uzbekistan, Kapadze menegaskan bahwa ia terbuka melatih tim manapun.Meski diminta bertahan oleh Uzbekistan, Kapadze lebih memilih mundur dan mencari pengalaman baru."Saya masih berkesempatan untuk tetap bersama tim nasional, tetapi saya punya ide sendiri. Saya berniat untuk mendapatkan pengalaman baru dan menambah pengetahuan saya," tandasnya.Kabar mundurnya Timur Kapadze menimbulkan beragam spekulasi tentang masa depannya sebagai pelatih.Belakangan, sosok Kapadze ramai dikaitkan dengan sejumlah negara, termasuk Kazakhstan meski ia secara tegas menampik rumor tersebut."Tidak ada tawaran dari tim nasional Kazakhstan. Saya tidak tahu dari mana informasi ini berasal," ujarnya dalam wawancara dengan kantor berita Uzbekistan (UzA) dikutip dari Gazeta.Baca juga: Shin Tae-yong dan Timur Kapadze Kompak Akui Belum Dihubungi untuk Latih Timnas IndonesiaSelain Kazakhstan, Timur Kapadze juga dikaitkan dengan Timnas Indonesia, Turkiye, dan China.Namun Kapadze nampaknya lebih tertarik melatih Timnas Indonesia jika mendapat tawaran serius."Mungkin ada beberapa diskusi. Mengenai Indonesia, proses ini sedang dipertimbangkan di sana. Kerja sama juga sedang berlangsung dengan Turkiye dan China," tambahnya. Dokumentasi Instagram Erick Thohir Starting Timnas Indonesia, yang harus mengubur mimpi ke Piala Dunia 2026 usai mengalami kekalahan kedua kalinya di Grup B ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, kali ini oleh Irak, Minggu di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah. Sebelum mundur dari Uzbekistan, Timur Kapadze sempat membuat pernyataan mengejutkan bahwa ia bersedia melatih Timnas Indonesia.Dalam wawancaranya dengan pengamat sepak bola Effendi Ghazzali, ia berbicara tentang kemungkinan melatih Timnas Indonesia.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-01-14 13:56