LCP Bangun Pabrik PET Senilai Rp 5 Triliun di Cilegon

2026-01-13 01:02:57
LCP Bangun Pabrik PET Senilai Rp 5 Triliun di Cilegon
JAKARTA, – Perusahaan investasi petrokimia nasional, Lintas Citra Pratama (LCP), memulai pembangunan pabrik plastik Polyethylene Terephthalate berkapasitas 720.000 ton per tahun.Proyek ini menelan investasi 300 juta dollar AS atau sekitar Rp 5,01 triliun dengan kurs Rp 16.700 per dollar AS. Pabrik berdiri di lahan milik anak usaha LCP, Merak Chemical Indonesia.Direktur Utama MCCI C Adji Sunoto menyebut pembangunan pabrik PET sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memperkuat hilirisasi industri petrokimia nasional. Ia menilai langkah ini penting di tengah ketergantungan tinggi terhadap impor."Hilirisasi ini akan memberikan nilai tambah bagi perusahaan sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai industri regional," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu .Baca juga: Bogasari Operasikan PLTS di Pabrik Tepung Terigu di JakartaIa menjelaskan kehadiran pabrik PET tidak hanya meningkatkan nilai tambah produk Purified Terephthalic Acid.Pabrik ini juga berpotensi signifikan menekan impor PET yang masih besar, terutama untuk industri kemasan makanan dan minuman serta produk plastik berbasis PET atau daur ulang.Adji menilai integrasi antara produksi PTA dan PET menciptakan efisiensi rantai pasok dari bahan baku hingga produk akhir. Integrasi ini meningkatkan daya saing industri dalam negeri terhadap produk impor."Dengan memanfaatkan lahan dan fasilitas yang telah tersedia, investasi 300 juta dollar As ini akan lebih optimal. Selain meningkatkan efisiensi, integrasi PTA-PET akan memperbaiki kinerja perusahaan dan meningkatkan daya saing kami di pasar," jelasnya.Ia menambahkan proyek ini berpotensi menciptakan efek berganda bagi perekonomian. Dampaknya mencakup penyerapan tenaga kerja lokal di fase konstruksi dan operasional."Selain memperkuat industri hilir seperti kemasan, dan produk berbasis resin PET, proyek ini diperkirakan mampu menyerap tenaga kerja langsung dan tidak langsung, serta mendorong pertumbuhan UMKM di sekitar kawasan industri," ucapnya.Baca juga: Anggaran Pembangunan Pabrik Pakan Ternak Capai Rp 20 Triliun, Mentan: Bisa dari APBN atau DanantaraLCP saat ini memasuki proses tender pembangunan pabrik. Eksekusi proyek ditargetkan berjalan pada semester II 2026 dan operasi komersial dimulai pada 2028.Adji menyampaikan pembangunan pabrik PET juga memperkuat struktur industri hilir, seperti polyester, kemasan makanan dan minum, serta berbagai produk plastik berbasis resin PET.LCP menegaskan investasi ini sebagai komitmen jangka panjang perusahaan dalam mendukung pertumbuhan industri nasional.Perusahaan menilai pabrik PET akan meningkatkan kemandirian Indonesia dalam pemenuhan kebutuhan bahan baku dan memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain regional di Asia Tenggara."Pengembangan pabrik PET ini menjadi langkah penting untuk menciptakan industri kimia yang lebih terintegrasi dan kompetitif. Kami percaya bahwa pemerintah akan meberikan dukungan kepada industri hulu-hilir PET dan polyester sehingga bisa bersaing dengan produk-produk impor," pungkasnya.


(prf/ega)