AirNav Ambon Siap Layani Navigasi Penerbangan saat Libur Tahun Baru

2026-01-30 18:30:36
AirNav Ambon Siap Layani Navigasi Penerbangan saat Libur Tahun Baru
AirNav Indonesia cabang Ambon memastikan kesiapan penuh layanan navigasi penerbangan di wilayah timur Indonesia pada masa angkutan natal 2025 dan tahun baru 2026. Hingga Desember, AirNav cabang Ambon telah melayani 1.597 pergerakan pesawat.AirNav Indonesia cabang Ambon telah membuka posko monitoring dan pengendalian nataru 2025/2026 menghadapi periode liburan natal dan tahun baru. Posko tersebut dibuka langsung oleh Direktur Operasi Airnav Indonesia, Setio Anggoro.Saat ini kondisi cuaca menjadi tantangan, terutama terkait adanya pergerakan siklon pada akhir tahun. AirNav memastikan kesiapannya dalam pelayanan navigasi penerbangan yang optimal di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat."Challenge yang terbesar adalah cuaca, karena cuaca di Indonesia terutama bulan Desember itu amat sangat jelek, dari November BMKG melaporkan ada pergerakan bibit siklon, dan itu merubah pergerakan pesawat yang ada di bandara, seperti di Ambon dilaporkan cukup tinggi, terjadinya go round," kata Setio Anggoro, dalam keterangannya Rabu (30/12/2025)."Namun, AirNav selalu ada di ruang udara Indonesia, semangat untuk berlibur bersama keluarga, AirNav selalu siap melayani penerbangan di Indonesia, harapannya masyarakat bisa menikmati liburan bersama keluarga dan kembali ke rumah dengan selamat," ujarnya.Diketahui, selama periode 1 hingga 29 Desember 2025, AirNav Indonesia cabang ambon dan klaster wilayah kerjanya telah melayani 1.597 pergerakan pesawat. Angka ini menunjukkan tingginya aktivitas penerbangan di wilayah timur Indonesia yang harus diimbangi dengan layanan navigasi penerbangan yang andal, aman dan berstandar tinggi.Oleh karena itu, AirNav Indonesia menyiagakan seluruh personel operasional, memastikan keandalan sistem dan fasilitas navigasi penerbangan, serta memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan penerbangan selama periode nataru.Posko nataru AirNav Indonesia cabang ambon berfungsi sebagai pusat monitoring, koordinasi, komunikasi dan informasi, yang beroperasi selama masa angkutan natal dan tahun baru. Seluruh layanan dilaksanakan dengan mengedepankan standar keselamatan penerbangan tertinggi, kepatuhan terhadap prosedur operasional serta kesiapan mitigasi risiko terhadap potensi gangguan operasional, termasuk dinamika cuaca di wilayah Maluku.General Manager AirNav cabang Ambon, Rony Nugraha, mengatakan, AirNav cabang Ambon siap untuk melaksanakan Nataru, dengan 4 persiapan, yaitu personil, fasilitas, prosedur dan Indonesia Network Management Center."Satu hari itu dua kali kita koordinasi dengan kantor pusat melalui Indonesia network management center sebagai command center kami, terkait dengan traffic dan hal-hal lain yang perlu kita sampaikan," kata Rony.Selain kesiapan sumber daya manusia, Airnav Indonesia cabang Ambon juga memastikan keandalan fasilitas komunikasi, navigasi dan surveilans serta kesiapan prosedur kontinjensi, untuk mengantisipasi peningkatan trafik penerbangan selama periode libur akhir tahun.Melalui kesiapan tersebut, Airnav Indonesia berkomitmen untuk terus menjaga keselamatan dan kelancaran layanan navigasi penerbangan, sekaligus menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna transportasi udara di wilayah timur Indonesia, selama natal 2025 dan tahun baru 2026.Simak juga Video: Menyongsong 2026: Masa Depan Dunia Penerbangan Indonesia[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Lebih lanjut, Purwadi menyampaikan arahan terkait reformasi birokrasi dari Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan birokrasi harus semakin responsif dan tidak mempersulit masyarakat.Birokrasi juga diminta memiliki komitmen yang kuat terhadap efektivitas alokasi anggaran dan pemberantasan korupsi serta kebocoran anggaran.“Sebab, tanpa integritas, tidak mungkin kita membangun birokrasi yang dipercaya publik,” ungkapnya. Baca juga: Menteri PANRB Rini Raih Penghargaan Adibhakti Sanapati 2025 dari BSSNPerlu diketahui, mulai 2023, Kementerian PANRB mendorong pelaksanaan evaluasi Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Mandiri di sejumlah kementerian/lembaga.Sampai saat ini, penilaian tersebut diperluas pada 19 kementerian/lembaga (K/L) dan lima pemerintah provinsi termasuk Mahkamah Agung (MA).Purwadi juga memberikan apresiasi kepada MA yang telah menunjukkan upaya memperkuat integritas ke tahap yang lebih matang. “Capaian ini merupakan buah dari kerja keras, komitmen dan keteladanan dalam menjaga integritas serta meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat,” katanya.Dia menyampaikan, untuk menjaga keberlanjutan reformasi birokrasi, diperlukan upaya untuk memastikan langkah-langkah ke depan berjalan dengan konsisten, menyeluruh, dan semakin berdampak.Baca juga: Menteri PANRB Dukung Badan Narkotika Nasional Akselerasi Program P4GNPertama, pembangunan zona integritas harus terus diperluas. Kedua, pemanfaatan digitalisasi proses peradilan perlu ditingkatkan. Ketiga, memperkuat mekanisme pengawasan dan pencegahan korupsi. Keempat, kualitas sumber daya manusia (SDM) peradilan harus terus ditingkatkan secara berkelanjutan serta perlu kolaborasi yang berkelanjutan.Prestasi tersebut bukan hanya untuk keberhasilan administratif, tetapi wujud inspirasi bagi satuan kerja lain untuk terus melakukan perbaikan dan memperkuat budaya kerja yang berkualitas.“Saya berharap, upaya ini menjadi pemicu bagi lahirnya lebih banyak perubahan konkret yang memberi dampak nyata bagi masyarakat,” jelasnya. Baca juga: Target Penempatan 500.000 PMI pada 2026, Menteri PANRB Siap Dukung Penguatan Kelembagaan Kementerian P2MI

| 2026-01-30 17:34