Video Viral Kapal Dihantam Badai, Muatan Sembako Dibuang ke Laut, Begini Nasib Para Penumpang

2026-01-12 04:15:55
Video Viral Kapal Dihantam Badai, Muatan Sembako Dibuang ke Laut, Begini Nasib Para Penumpang
KAYONG UTARA, – Sebuah kapal pengangkut bahan pokok dan penumpang yang berlayar dari Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, menuju Desa Padang, Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara, dihantam badai dan gelombang besar akibat cuaca ekstrem pada Kamis .Seluruh penumpang dan awak kapal selamat dalam kejadian itu.Dalam video yang diunggah akun Instagram @ceritamedancom, tampak sejumlah awak kapal membuang sebagian besar muatan ke laut untuk menjaga kestabilan kapal agar tetap selamat saat melintasi cuaca buruk.Baca juga: Purbaya Kenang Masa Kecilnya Tinggal di Lingkungan Kampus IPB Bogor, Jalan Kaki 2 KMKepala Pos Pencarian dan Pertolongan Kayong Utara, M Akhyar, mengatakan kapal tersebut bertolak dari Ketapang pada Kamis pagi sekitar pukul 04.00 WIB.Namun, di tengah perjalanan cuaca mendadak berubah. Angin kencang disertai gelombang tinggi membuat kapal kesulitan dikendalikan.Baca juga: Ibu dan Bayinya Meninggal Ditolak 4 RS, Gubernur Papua: Mohon Maaf atas Kebodohan Pemerintah“Dalam perjalanan, awak kapal memutuskan membuang sebagian muatan ke laut agar kapal tak tenggelam,” kata Akhyar saat dihubungi, Sabtu .Kapal baru berhasil mencapai Desa Padang, Karimata, sekitar pukul 20.00 WIB.Akhyar memastikan bahwa meski perjalanan berlangsung sepanjang hari dan kapal sempat diterjang gelombang tinggi, seluruh kru dan penumpang dalam keadaan selamat.“Alhamdulillah, malam sudah tiba di tempat tujuan dengan selamat,” ujar Akhyar.Ia menjelaskan bahwa perairan Kepulauan Karimata dalam beberapa hari terakhir dilanda cuaca buruk berupa gelombang tinggi, angin kencang, dan hujan lebat, kondisi yang sangat berisiko bagi keselamatan pelayaran.Akhyar mengimbau para nelayan, pemancing, maupun ABK kapal untuk tidak memaksakan diri melaut apabila mendapati tanda-tanda cuaca memburuk.“Kami minta para ABK, nelayan, dan pemancing benar-benar memperhatikan kondisi cuaca dan memastikan kapal serta peralatan keselamatan siap,” ucapnya.SAR Kayong Utara juga mengingatkan masyarakat pesisir untuk rutin memantau informasi cuaca serta segera melapor bila terjadi keadaan darurat di laut.“Segera sampaikan laporan bila menemukan situasi darurat,” tutup Akhyar.


(prf/ega)