Pembakar Rumah Hakim di Medan Menangis Saat Rekonstruksi: Khilaf Azis, Pak...

2026-01-16 17:22:22
Pembakar Rumah Hakim di Medan Menangis Saat Rekonstruksi: Khilaf Azis, Pak...
MEDAN, - Fahrul Azis Siregar tak kuasa menahan tangis saat dihampiri Khamazaro Waruwu ketika proses rekonstruksi digelar di Kompleks Taman Harapan Indah, Kota Medan, pada Senin .Kala itu, Khamazaro Waruwu turut hadir untuk menyaksikan rekonstruksi.Sekitar pukul 12.45 WIB, Khamazaro hendak beranjak untuk memimpin sidang putusan kasus korupsi jalan di Sumut.Ia pun meminta waktu kepada penyidik untuk berkomunikasi dengan mantan sopir pribadinya itu.Baca juga: Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Pembakaran Rumah Hakim Tipikor Khamazaro"Saya mau tanya dulu, ada enggak perbuatan saya yang enggak berkenan sama Azis selama ini?" tanya hakim Tindak Pidana Korupsi PN Medan tersebut kepada Azis."Bapak kan pernah dulu janji sama saya, Pak. Nanti nikah saya modali, baru Azis saya bantu," jawab Azis."Loh, sedangkan Azis menikah sudah 3 tahun yang lalu, di saat tidak bekerja dengan kami. Lalu, apa hubungannya?" ujar Khamazaro."Iya, Pak, salah sebenarnya, Pak," tutur Azis."Tapi, saya mau tanya, ada enggak perbuatan saya ini, selama kamu sama kami, yang menyakiti hatimu? Kata-kata saya, perbuatan, ada enggak?" ucap Khamazaro."Iya, salah Azis," ungkap Azis sembari meneteskan air matanya."Saya enggak marah sama kamu, Zis, sungguh. Saya mengampuni kamu. Jujur saya bilang. Kami kasihan sama anak kamu, tetapi cara kamu begini, salah," tegur Khamazaro.Baca juga: 34 Adegan Rekonstruksi Pembakaran Rumah Hakim Khamozaro, Polisi soal Perintah Orang Lain: Tak AdaKhamazaro pun menyampaikan, tidak pernah menyakiti Azis sejak dulu.Bahkan, dia bersama Azis cukup dekat.Ia membeberkan, bahkan saat berada di dalam mobil, tak jarang keduanya saling curhat, berbagi keluh kesah."Khilaf, Azis, Pak, sebagai manusia, Pak," ungkap Azis.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Lalu ketiga, penguatan talenta keamanan siber ASN, baik di pusat maupun di daerah, dan terakhir, pendampingan intensif melalui Ekosistem Keamanan Siber Nasional.Dengan empat langkah strategis ini, keamanan siber tidak lagi bersifat reaktif, tetapi menjadi sistem pertahanan yang proaktif, terstandarisasi, dan terintegrasi untuk melindungi ruang digital Indonesia, jelasnya.Sementara itu, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Nugroho Sulistyo Budi mengatakan, sinergi, kolaborasi, kerja sama, persatuan, kerukunan, adalah rumus keberhasilan suatu bangsa dalam mewujudkan transformasi nasional.Menurutnya, BSSN dan Kementerian PANRB terus berupaya meningkatkan sinergi dan kolaborasi di berbagai bidang, termasuk dalam pelaksanaan program percepatan transformasi digital yang aman.Baca juga: Rapat bersama DPR, Menteri PANRB Sampaikan Progres dan Proyeksi Program Kerja Kementerian PANRBTentu saja percepatan transformasi itu untuk mendukung Asta Cita dan Program Prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045.Kami sangat mengapreasiasi Kementerian PANRB yang telah memberikan arahan dan dukungan sehingga terbuka ruang kolaborasi yang kuat antar kedua institusi, kata Sulistyo.Kolaborasi itu, kata dia, diwujudkan dengan menempatkan keamanan siber dan sandi sebagai enabler dan trust builder, serta mengintegrasikan keamanan siber dan sandi dalam kebijakan serta peta jalan penyelenggaraan transformasi digital.Hal tersebut, dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kepada masyarakat.

| 2026-01-16 16:31