JAKARTA, - Mobil hybrid kian populer berkat efisiensi dan ramah lingkungannya.Namun, aspek perawatannya kerap disalahpahami, terutama soal kebersihan baterai.Menurut Lung Lung, pemilik Dokter Mobil, baterai hybrid tidak hanya soal penyimpanan listrik, tetapi juga sangat bergantung pada kondisi lingkungan di sekitarnya.Baca juga: Saat Macet, Tuas Transmisi Mobil Matik Baiknya di D atau N?Debu dan kotoran yang menumpuk dapat mengganggu sistem pendinginan baterai, menurunkan performa, dan mempersingkat usia pakainya."Banyak pemilik mobil hybrid tidak sadar kalau baterai itu perlu dibersihkan secara berkala. Kalau kotor, pendinginannya tidak optimal dan itu bisa mempercepat penurunan performa baterai," ujar Lung Lung kepada Kompas.com, Minggu .Ia menjelaskan, baterai hybrid bekerja optimal pada suhu tertentu.kompas.com Baterai mobil hybrid.Kualitas pendinginan yang buruk akibat debu dapat membuat sistem bekerja lebih keras untuk menjaga kestabilan suhu.Dalam jangka panjang, hal ini berdampak pada penurunan efisiensi, responsivitas mobil, hingga peningkatan konsumsi bahan bakar.Baca juga: Impresi Awal Coba VinFast VF 7, Kabin LapangBanyak pemilik mobil hybrid berasumsi perawatan baterai sepenuhnya menjadi tanggung jawab bengkel saat servis berkala.Padahal, kebiasaan penggunaan sehari-hari dan kebersihan komponen pendukung juga krusial.Lung Lung menyarankan pemilik mobil hybrid untuk lebih memperhatikan kebersihan baterai, memastikan saluran udara tidak tersumbat, dan rutin melakukan pemeriksaan di bengkel yang kompeten menangani sistem hybrid.Perawatan yang tepat akan membuat baterai hybrid bekerja optimal dan lebih awet.
(prf/ega)
Perawatan Baterai Mobil Hybrid: Tips Penting Agar Awet
2026-01-12 09:40:14
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 09:19
| 2026-01-12 08:59
| 2026-01-12 08:29
| 2026-01-12 07:45
| 2026-01-12 07:29










































