- Landak jawa (Hystrix javanica) merupakan satwa pengerat dari keluarga Hystricidae yang hanya dapat ditemukan di Indonesia. Habitat alaminya meliputi kawasan hutan, dataran rendah, kaki perbukitan, hingga area pertanian yang masih memiliki tutupan vegetasi.Meski belum tercatat sebagai satwa terancam punah oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN), keberadaan landak jawa di alam terus menghadapi penurunan. Perburuan liar menjadi ancaman utama yang membuat populasi satwa ini semakin sulit dijumpai.Secara hukum, landak jawa termasuk satwa yang dilindungi. Perlindungan tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 tentang perubahan daftar jenis tumbuhan dan satwa liar yang dilindungi.Landak jawa masuk dalam kategori Appendix III. Status ini menunjukkan bahwa spesies tersebut dilindungi oleh peraturan nasional untuk mencegah eksploitasi berlebihan yang dapat mengarah pada kepunahan.Baca juga: Apakah Landak dan Macan Termasuk Mamalia? Ini Penjelasannya ....(WIKIMEDIA COMMONS/Sakurai Midori) Daftar Hewan yang Tidak Boleh Dipelihara karena Dilindungi NegaraLandak jawa termasuk satwa pengerat yang memiliki klasifikasi ilmiah sebagai berikut:Ciri fisik landak jawa mudah dikenali dari tubuhnya yang diselimuti rambut halus, rambut peraba, dan duri. Rambut halus dan duri menutupi hampir seluruh bagian tubuh, kecuali hidung, mulut, daun telinga, dan telapak kaki.Kombinasi rambut dan duri tersebut menjadi ciri khas sekaligus alat perlindungan alami bagi landak jawa di habitatnya.Baca juga: Komodo, Hewan Asli Indonesia yang DilindungiRambut halus pada tubuh landak jawa berfungsi melindungi dari cuaca panas maupun dingin. Rambut ini juga berperan dalam menjaga keseimbangan suhu tubuh serta mendukung proses homeostatis.Sementara itu, rambut peraba berwarna hitam dan putih terdapat di bawah hidung dan di sekitar pipi. Rambut khusus ini tumbuh dari folikel hipodermis yang dikelilingi oleh saraf sensitif. Struktur tersebut membuat landak jawa mampu merespons rangsangan mekanik, seperti sentuhan dan pergerakan di sekitarnya.Bagian kepala, tubuh, hingga ekor landak jawa ditutupi duri yang tebal dan kaku dengan panjang mencapai sekitar 20 sentimeter. Duri-duri tersebut berwarna kecokelatan hingga kehitaman dan tertanam kuat di dalam kulit.Setiap duri terhubung dengan otot yang berfungsi menegangkan duri ketika landak merasa terancam. Saat ada predator mendekat, duri pertahanan akan berdiri tegak sebagai bentuk perlindungan diri.
(prf/ega)
3 Ciri-ciri Landak Jawa yang Dilindungi, Ini Habitat dan Makanannya
2026-01-12 13:04:57
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 12:46
| 2026-01-12 12:14
| 2026-01-12 11:58
| 2026-01-12 11:52
| 2026-01-12 10:54










































