OJK Pastikan Pindar Dana Syariah Indonesia Bayar Kerugian Lender dari Aset

2026-01-30 17:54:54
OJK Pastikan Pindar Dana Syariah Indonesia Bayar Kerugian Lender dari Aset
SURABAYA, - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatakan pengurus pinjaman daring (pindar) PT Dana Syariah Indonesia (DSI) telah berkomitmen untuk bertanggung jawab kepada pemberi pinjaman atau lender.Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi menuturkan, OJK sudah memanggil direktur dari DSI untuk meminta komitmen penyelesaian kasus."Kan mereka juga punya aset, aset untuk nanti kalau dijual dan lain-lain untuk menyelesaikan tanggung jawab mereka," kata dia ketika ditemui di sela-sela acara Indonesia Islamic Finance Summit 2025, Senin .Baca juga: ETF Emas Ditarget Rilis Sebelum Juni, BEI Masih Tunggu Aturan OJKIa berharap, preseden semacam ini tidak terjadi kembali di kemudian hari."Lebih sedih lho ya, kalau ini ngomongnya syariah, kan ini orang faith (keyakinan)," imbuh dia.Lebih lanjut, wanita yang karib disapa Kiki tersebut bilang, pelaku industri syariah perlu saling menjaga untuk menghindari kejadian serupa terjadi kembali."Semua pelaku syariah itu juga saling menjaga, supaya kalau melihat atau mendengar praktik yang mencurigakan langsung laporin ke OJK. Supaya kejadian ini tidak terjadi lagi," terang dia.Terakhir, ia mengungkapkan, untuk mengembangkan ekonomi syariah dibutuhkan edukasi dan literasi yang berkelanjutan."Orang itu kalau sudah masuk ke syariah, itu bisa militan gitu," tutup dia.Sebagai informasi, OJK telah mempertemukan pengurus penyelenggara pinjaman daring (pindar) PT Dana Syariah Indonesia (DSI) dengan para pemberi dana (lender) di Kantor OJK di Jakarta, Selasa .Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut atas sejumlah pengaduan masyarakat yang masuk dalam saluran pengaduan konsumen OJK mengenai tertundanya pengembalian dana maupun pembayaran imbal hasil dari DSI.Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan, dan Komunikasi OJK M. Ismail Riyad mengatakan, dalam pertemuan ini, OJK menghadirkan Direktur Utama DSI Taufiq Aljufri beserta jajaran dan sejumlah perwakilan lender untuk membahas langsung permasalahan di DSI yang terjadi serta langkah konkret penyelesaiannya."Pertemuan ini merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi OJK dalam pelindungan konsumen dan pengawasan terhadap industri pindar," kata dia dalam keterangan tertulis, Rabu .Baca juga: OJK Sebut Pangsa Pasar Perbankan Syariah 7,44 Persen Per Agustus


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-30 16:03