JAKARTA, - Bursa Efek Indonesia (BEI) bakal mengirimkan surat keberatan resmi kepada Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait wacana menyesuaikan metode penghitungan free float saham.Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota BEI, Irvan Susandy, mengatakan hingga saat ini pihaknya belum melakukan pertemuan langsung dengan MSCI. Namun, BEI sudah menyiapkan surat resmi yang akan dikirim ke lembaga tersebut. Surat itu akan berisi tanggapan dan keberatan terhadap wacana penyesuaian penghitungan free float. Adapun, sejumlah perusahaan tercatat yang sahamnya masuk dalam indeks MSCI juga telah lebih dulu mengirimkan surat keberatan. “Belum-belum. Kita mau kirim surat ke MSCI. Dan saya dengar juga beberapa perusahaan tercatat yang udah masuk di MSCI, sudah mengirimkan surat keberatan terhadap rilis report-nya. Rilisnya MSCI yang terakhir ya. Oh iya, soal penyesuaian, penyesuaian free float ya,” ujar Irvan saat ditemui di gedung BEI, Jakarta, Senin . Baca juga: Transparansi Free Float Dinilai Kunci Kredibilitas Pasar Saham Tak hanya BEI saja, SRO, KSEI dan otoritas terkait juga dikabarkan mengajukan surat keberatan secara kolektif. Tujuannya untuk menjelaskan bahwa metode exclusion yang digunakan MSCI tidak sepenuhnya tepat.“Kita akan kirim surat juga. SRO, KSEI, dan mungkin bersama-sama kirim surat ke MSCI. Untuk menjelaskan beberapa hal. Dan juga menyatakan bahwa exclusion ini kurang tepat menurut kita,” paparnya. BEI ingin mempertanyakan alasan di balik kebijakan MSCI yang hanya menerapkan penyesuaian metode perhitungan free float untuk Indonesia, bukan untuk negara lain. “Nanti kita akan jelasin. Pertama kita mempertanyakan kenapa ini hanya untuk Indonesia?,” beber Irvan. Baca juga: MSCI Uji Wacana Gunakan Data KSEI untuk Estimasi Free Float Saham Indonesia Dalam surat itu, BEI juga akan memberikan penjelasan detail mengenai definisi free float versi Indonesia, termasuk metode perhitungan yang digunakan serta data-data pendukung yang dimiliki bursa.Bursa juga akan menjelaskan laporan MSCI tampaknya tidak sepenuhnya menggambarkan kondisi sebenarnya di pasar. Dalam keterangan MSCI, terdapat kategori “corporate and others” yang dinilai mencakup sejumlah investor. Namun, berdasarkan hitungan BEI, sebagian besar investor yang masuk dalam kategori tersebut justru memiliki saham yang termasuk dalam kelompok free float. Bahkan, banyak di antara mereka memiliki kepemilikan di atas 5 persen yang masih dapat dikategorikan sebagai saham beredar di publik. Baca juga: Menakar Pengaruh Rebalancing MSCI Indonesia November 2025/ AGUSTINUS RANGGA RESPATI Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Irvan Susandy usai Konferensi Pers Respons Kebijakan Mengantisipasi Volatilitas Perdagangan Saham, Rabu . Karena itu, BEI menilai perlu ada klarifikasi agar data yang digunakan MSCI lebih akurat dan tidak menimbulkan persepsi yang keliru.“Corporate and others itu sebenarnya cover-nya investor jenis seperti apa? Dan berapa banyak free float di masing-masing itu. Dan karena berdasarkan review sementara kita adalah investor yang masuk dalam corporate ini memiliki justru jumlah free float-nya lebih banyak dibanding yang non-free float,” katanya. “Non-free float-nya dibuat di atas 5 persen. Demikian juga others, mungkin hampir semuanya investor others adalah free float sebenarnya sahamnya. Jadi ini, menurut kita ini kita harus infokannya harus diuruskan,” lanjut Irvan. BEI sudah berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai langkah ini. Surat keberatan rencananya akan dikirim dalam waktu dekat, kemungkinan minggu ini atau awal pekan depan, sebelum dilakukan pertemuan langsung dengan pihak MSCI. “Kita ada diskusi dengan OJK mengenai hal itu. Kirim surat dulu ya mungkin minggu ini atau awal minggu depan. Kita usahanya minggu-minggu kita kirim surat ke MSCI ya.Pertemuannya nanti kita arrange sama mereka dulu. Pokoknya yang penting suratnya kita kirim dulu ya. Jadi beberapa, saya dengar beberapa emiten juga akan kirim surat keberatan,” pungkasnya.Baca juga: Apa Itu MSCI Index, Mengapa Jadi Barometer Investor?
(prf/ega)
BEI Bakal Kirim Surat Keberatan ke MSCI soal Metode Penghitungan Free Float Saham
2026-01-12 10:11:06
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 10:22
| 2026-01-12 10:20
| 2026-01-12 08:59
| 2026-01-12 08:27










































