Warga Meragukan Data Suplai Listrik PLN Saat Bencana Banjir Aceh Utara

2026-01-12 04:30:16
Warga Meragukan Data Suplai Listrik PLN Saat Bencana Banjir Aceh Utara
ACEH UTARA, – PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) melaporkan secara berkala kondisi suplai listrik ke Kabupaten Aceh Utara. Namun, data itu diragukan oleh masyarakat.Data sejak 11 Desember 2025 pukul 15.00 WIB disebutkan Kecamatan Banda Baro, Geureudong Pase, Lhoksukon, Matangkuli, Meurah Mulia, Nisam, Pirak Timu dan Kecamatan Samudera, Aceh Utara dilaporkan pulih 100 persen.Sedangkan dalam laporan itu kecamatan lainnya baru 20-70 persen suplai listrik pulih.Baca juga: Mobil Pengantar Bantuan Dibakar Warga di Aceh UtaraSalah seorang warga Kecamatan Matangkuli, Fithra Fahlevi (30) menyebutkan, kecamatan itu tidak seperti yang dilaporkan PLN ke pemerintah daerah.“Kami masih padam, berjam-jam. Tapi di laporan PLN ke pemerintah daerah, kami sudah pulih 100 persen,” terang Fithra kepada Kompas.com, Kamis .Hal yang sama disebutkan Ramadhan (30) warga Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara. “Setiap hari padam listrik, berjam-jam. Apanya yang pulih 100 persen. PLN tolonglah, akui ketidakmampuan, jangan tipu pemerintah,” terangnya.Baca juga: Warga Aceh Utara Minta Maskapai Turunkan Harga Tiket di Daerah BencanaDia menyebutkan, jika laporan tidak diberikan secara utuh, pemerintah akan susah mengambil kebijakan yang tepat. “Harap diberi laporan sesuai kenyataan. Kami korban banjir yang dirugikan,” terangnya.Sebelumnya Direktur Utama PT PLN  Darmawan Prasojo, dalam konferensi pers di Jakarta menyatakan timnya belum mampu memulihkan suplai listrik di Aceh. Dia pun meminta maaf atas kejadian itu.Banjir merendam 18 kabupaten/kota di Provinsi Aceh. Daerah terparah yaitu Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Tengah.


(prf/ega)