JEMBER, - Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan komitmennya menurunkan kemiskinan ekstrem, persoalan yang hingga kini menempatkan Jember sebagai kabupaten dengan angka tertinggi di Jawa Timur. Data mencatat, angka kemiskinan di Jember mencapai 222.254 jiwa atau 54.284 KK. Dari angka itu, 113.579 jiwa masuk kategori desil 1 alias miskin ekstrem. Alih-alih menutupi kondisi tersebut, pria yang akrab disapa Gus Fawait itu memilih menyampaikannya secara terbuka dengan tujuan penanganannya bisa dilakukan secara menyeluruh.Baca juga: Gus Fawait Pilih Blusukan daripada Duduk di Kantor, Bisa 18 Titik Sehari"Kami ingin mengentaskan kemiskinan rakyat Jember yang secara absolut kami nomor dua se-Jawa Timur dan secara absolut miskin ekstrem kami tertinggi di Jawa Timur," ujar Gus Fawait kepada Kompas.com di sela program Guse Menyapa di Kecamatan Bangsalsari, beberapa waktu lalu. Menurut Gus Fawait, justru transparansi itulah yang menjadi pijakan awal untuk menggerakkan pemerintah daerah hingga tingkat desa agar fokus menyelesaikan persoalan kemiskinan.Gus Fawait menyebut persoalan kemiskinan ekstrem di Jember tak berdiri sendiri.Baca juga: Gus Fawait Sebut Program Prabowo Ini Harapan bagi Warga Miskin Ekstrem di Tengah Lahan BUMNData kesehatan menunjukkan sejumlah indikator dasar masih berada pada level yang perlu perhatian serius, mulai dari angka stunting tinggi, angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB), hingga kasus TBC yang tetap besar.Data lain menunjukkan persoalan-persoalan itu sebagian besar terjadi pada kategori rakyat miskin ekstrem. Dengan mengentaskan angka kemiskinan ekstrem, Gus Fawait berharap menekan juga angka stunting, angka kematian ibu dan anak, dan angka pengidap TBC. “Saya sampaikan kepada OPD semua bahwa (angka) miskin harus diturunkan," tegas dia. Menurutnya upaya itu adalah tanggung jawab bersama dan harus saling bersinergi.Ia tak malu menyebut dan membuka data sebab itu adalah kondisi rill yang sejak lama belum juga terentaskan."Saya enggak dalam konteks menyalahkan pemerintah yang lama ya. Ini menjadi PR kita dan kami akan terus berjuang, kami akan terus ke bawah," jelas Gus Fawait.
(prf/ega)
Gus Fawait Buka-bukaan soal Data Kemiskinan Ekstrem di Jember: Kami Ingin Entaskan!
2026-01-12 18:48:47
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 18:38
| 2026-01-12 18:24
| 2026-01-12 18:04
| 2026-01-12 18:01
| 2026-01-12 17:23










































