Cuma 2 Baris, Bagaimana Feliz Navidad Jadi Lagu Natal Tersukses di Dunia?

2026-01-11 03:41:53
Cuma 2 Baris, Bagaimana Feliz Navidad Jadi Lagu Natal Tersukses di Dunia?
- Hanya dua baris, diiringi suara gitar, dinyanyikan dalam bahasa Inggris dan Spanyol. Kesederhanaan itulah yang menjadikan Feliz Navidad sebagai lagu klasik selama liburan Natal dan Tahun Baru.Lagu hit karya Jose Feliciano asal Puerto Rico ini tidak hanya tenar di Amerika Latin, tetapi juga telah menaklukkan tangga lagu di dunia berbahasa Inggris sejak dirilis pada 1970.Lagu ini adalah satu-satunya tembang dari penyanyi Amerika Latin yang bertengger di Billboard's Holiday 100, tepatnya di peringkat 12.Baca juga: Geger, Polisi Israel Tangkap Santa Claus Palestina di Tengah Perayaan NatalDinyanyikan ulang oleh bintang-bintang seperti Celine Dion, Michael Buble, Raphael, dan Gloria Gaynor, lagu ini juga secara tak terduga terus diadaptasi hingga sekarang: Dari K-pop BTS hingga grup musik metal It Dies Today."Lagu ini telah dinyanyikan ulang berkali-kali karena kesederhanaan dan kemudahan replikasinya, tetapi juga karena lagu ini dwibahasa. Ketika Feliciano merilis lagu ini, hanya ada sedikit musik Natal dwibahasa, dan itu membuatnya langsung mudah diingat dan istimewa," kata Leila Cobo, pimpinan Billboard Latin, kepada BBC Mundo.Cobo menambahkan, "Feliciano menulis lagu itu nyaris semacam kelakar.""Sebenarnya, saya tidak ingin merekamnya karena terlalu sederhana. Produsernyalah yang berkeras," tambahnya.Produsernya adalah Rick Jarrard, yang kemudian menjadi teman dekat dan kolaboratornya.Jarrard jugalah yang memintanya untuk menulis single untuk album tersebut, yang akhirnya juga diberi judul Feliz Navidad (Selamat Natal)."Saya merasa panik," kata sang penyanyi dalam sebuah wawancara dengan acara Today di NBC News."Karena begitu banyak lagu Natal yang indah telah ditulis, oleh orang-orang seperti Irving Berlin. Dan saya berpikir, bagaimana saya akan menulis lagu yang setara dengan lagu-lagu itu?" ujarnya.Tapi penyanyi—yang kini berusia 80 tahun dengan tujuh Grammy Awards dan satu Latin Grammy selama enam dekade berkarya—berhasil melakukannya.Kini lagu karya Feliciano itu didengar setiap Natal di seluruh dunia.Akan tetapi, inspirasi untuk lagu yang mengabadikan namanya itu menghampirinya tatkala Feliciano berada dalam salah satu momen tergelap dan tersulit dalam kariernya.Baca juga: Ketika Pohon Natal di Betlehem Kembali Menyala...Jose Feliciano adalah seorang tuna netra sejak lahir, yang berasal dari Lares, di wilayah barat Puerto Rico.Kesuksesannya dalam bermusik dimulai pada 1960-an.Saat itu dia sudah bernyanyi dalam bahasa Inggris.Keluarganya bermigrasi ke New York ketika dia baru berusia lima tahun.Di sana dia belajar gitar dan memadukan ritme Latin dengan soul dan blues di panggung-panggung Greenwich Village.


(prf/ega)