Perbaikan Jembatan Kewek Ditargetkan Mulai 2026, Dana dari Pemerintah Pusat

2026-01-12 14:04:00
Perbaikan Jembatan Kewek Ditargetkan Mulai 2026, Dana dari Pemerintah Pusat
YOGYAKARTA, – Anggota Komisi V DPR RI, Danang Wicaksana Sulistya, meninjau langsung kondisi Jembatan Kewek di Yogyakarta. Dalam tinjauan tersebut, Danang mendorong agar perbaikan dan pembangunan Jembatan Kewek dapat segera dilakukan.Danang mengatakan, proses perbaikan jembatan diperkirakan memakan waktu sekitar sembilan bulan.Oleh karena itu, ia mendorong agar pembangunan Jembatan Kewek dapat dimulai pada awal 2026.Ia menjelaskan, pembiayaan pembangunan Jembatan Kewek akan sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah pusat.“Pendanaan tetap dari Pemerintah Pusat. Artinya, nanti ini Pemerintah Pak Prabowo ini kan hobinya mengeluarkan instruksi Presiden untuk biar bisa masuk ke dalam status-status jalan, baik itu jalan lingkungan, jalan daerah, jalan Kabupaten Kota atau jalan Provinsi bisa dengan impres tersebut,” ujarnya, Senin .Baca juga: Jelang Nataru, Jembatan Kewek Ditutup, Arus Kendaraan ke Malioboro Dikontrol KetatDanang menambahkan, Instruksi Presiden (Inpres) diterbitkan setiap tahun. Karena itu, pihaknya akan segera menyampaikan kepada pemerintah pusat agar perbaikan Jembatan Kewek dapat masuk dalam program tahun 2026.Ia berharap mitra kerja Komisi V DPR RI sudah dapat mengawal proses pembangunan sejak awal Januari.“Jadi sebisa mungkin secepat mungkin dari bulan Januari itu sudah ada action untuk kegiatan di 2026, sehingga kita menyampaikan ke mitra bahwa agar Presiden bisa segera mungkin mengeluarkan Inpres-Inpresnya,” ujarnya.Menurut Danang, apabila Inpres dapat diterbitkan pada Januari atau Februari 2026, maka pembangunan Jembatan Kewek sudah dapat dimulai pada Maret.“Kalau umpamanya nanti Januari atau Februari Inpres keluar, Maret sebenarnya sudah bisa running,” kata dia.Dalam tinjauan tersebut, Danang juga menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Kewek tidak hanya berfokus pada fisik jembatan. Penataan sejumlah titik di sekitar lokasi juga perlu dilakukan agar kawasan tersebut dapat difungsikan sebagai ruang terbuka hijau (RTH).“Kita mencoba untuk mereview lokasi-lokasi RT-nya yang di sini untuk bisa menyesuaikan kondisi dan kita indahkan lagi mendukung ke arah Malioboro, ke arah sumbu imajiner filosofisnya itu,” ucapnya.Sementara itu, Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah DIY, Tisara Sita, menyatakan pihaknya siap melaksanakan pembangunan Jembatan Kewek.Langkah awal yang disiapkan yakni melalui mekanisme mini competition purchasing dini serta pengurusan izin pengadaan mendahului DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran).“Kami upayakan ada izin pengadaan mendahului DIPA. Jadi, nanti pengadaan terlebih dahulu. Begitu DIPA terbit kita bisa langsung kontrak,” ucapnya.Ia memastikan desain Jembatan Kewek tetap memperhatikan bentuk fasad, mengingat jembatan tersebut berada di kawasan cagar budaya.“Targetnya tetap 2026 selesai. Kalau start dari April atau Maret, dengan waktu pengerjaan sekitar delapan sampai sembilan bulan, mudah-mudahan di 2026 itu bisa tuntas,” tutupnya.


(prf/ega)