10 Fakta Pesawat Jatuh di Karawang: Kronologi dan Penjelasan Pilot

2026-01-12 09:47:45
10 Fakta Pesawat Jatuh di Karawang: Kronologi dan Penjelasan Pilot
- Sebuah pesawat GA8 Airvan milik BRO Skydive Indonesia mendarat darurat di area persawahan Kampung Ceplik, Desa Kertawaluya, Kecamatan Tirtamulya, Karawang, pada Jumat . Pesawat yang membawa lima awak itu jatuh sekitar pukul 15.00 WIB dan langsung mendapat penanganan dari warga serta petugas.Seluruh penumpang dinyatakan selamat dan dibawa ke Puskesmas Tirtamulya untuk pemeriksaan kesehatan. Lantas, bagaimana keterangan dari pilot dan mengapa memilih mendarat darurat? Berikut 10 fakta tentang peristiwa tersebut. Baca juga: Naik Pesawat dari Singapura Bakal Dikenakan Biaya Tambahan untuk Bahan BakarPesawat GA8 Airvan jatuh di persawahan Kampung Ceplik, Desa Kertawaluya. Kepala Desa Kertawaluya Arta membenarkan lokasi insiden dan menyebut warga melihat pesawat berada di ketinggian rendah sebelum berhenti di area sawah.Ia mengatakan pesawat hendak menuju Cirebon ketika peristiwa terjadi. "Betul, kejadian sekitar jam 15.00 WIB," ujar Arta saat dikonfirmasi melalui telepon, dikutip dari Kompas.com, Jumat . Baca juga: Kecelakaan Pesawat di Kentucky Tewaskan 7 Orang, Ini Kronologi dan Kata Saksi MataLima orang berada di dalam pesawat, terdiri dari pilot, teknisi, dan kru. Seluruhnya selamat dan langsung dievakuasi untuk pemeriksaan kesehatan. Arta memastikan kondisi mereka stabil. "Semuanya selamat," kata dia saat memberi keterangan mengenai kondisi awal para awak.Polres Karawang mencatat pesawat lepas landas dari Bandara Budiarto Curug sekitar pukul 13.50 WIB dengan tujuan Bandara Cakrabhuwana, Cirebon. Informasi ini sesuai dengan penjelasan pilot mengenai jalur penerbangan.Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah mengatakan perjalanan itu berlangsung normal pada menit-menit awal. Pesawat masih berada pada jalur yang direncanakan hingga gangguan muncul.Baca juga: Profil dan Spesifikasi Pesawat Airbus A400M, Seberapa Canggih?


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-12 09:22