Izin Belajar di Pesantren, Imigrasi Blitar Deportasi WNA Amerika Serikat karena Melanggar Norma

2026-02-02 22:28:30
Izin Belajar di Pesantren, Imigrasi Blitar Deportasi WNA Amerika Serikat karena Melanggar Norma
BLITAR, – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar mendeportasi seorang warga negara Amerika Serikat berinisial JLK (57) pada Jumt . JLK yang tinggal di Tulungagung sejak Maret 2025 masuk ke Indonesia dengan izin belajar di sebuah pondok pesantren, Namun berdasarkan penyelidikan Seksi Intelijen Penindakan Imigrasi (Inteldakim) pada Kantor Imigrasi Blitar, JLK dideportasi karena dinilai melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan peruntukan izin tinggal serta norma masyarakat setempat. Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian pada Kantor Imigrasi Blitar, Rini Sulistyowati, mengatakan bahwa JLK masuk ke Indonesia dengan izin belajar Agama Islam di sebuah pondok pesantren di Tulungagung.Baca juga: Kronologi Kasus Salah Tangkap Kasus Pemerkosaan di Blitar hingga Katim Resmob Disanksi“Namun, berdasarkan hasil pengawasan Kantor Imigrasi Blitar, aktivitas JLK selama berada di Indonesia tidak sejalan dengan izin tinggal yang dimilikinya,” ujar Rini saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin .Kantor Imigrasi Blitar berpandangan bahwa aktivitas yang dijalani JLK telah menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat.Apalagi terungkapnya masalah itu juga berawal dari pengaduan masyarakat.Baca juga: Salah Tangkap di Kasus Pemerkosaan, Katim Resmob Polres Blitar Dimutasi dan Ditahan 14 Hari“Pelanggaran utamanya adalah ketidaksesuaian antara izin tinggal yang dimiliki dengan kegiatan yang dilakukan. Ditambah aktivitas yang berdampak pada ketertiban umum,” ujar Rini.Selain menjalani aktivitas yang tidak sesuai dengan norma masyarakat setempat, JLK juga dinilai tidak lagi menjalankan kegiatan sesuai dengan izin tinggalnya, yakni selaku pelajar yang mempelajari Agama Islam.Dalam beberapa waktu terakhir,  JLK lebih banyak menghabiskan waktunya di Tulungagung dengan kegiatan yang tidak sesuai dengan izin tinggalnya.Meski berstatus belajar di pondok pesantren yang bernaung di bawah Yayasan Al-Falah, kata Rini, JLK selama ini tinggal di sebuah hotel.Baca juga: Pria Ini Curi Motor Saat Korban Mandi, Modusnya Jalin Hubungan Sesama Jenis“Dia mengantongi Izin Tinggal Terbatas (ITAS) sebagai pelajar dengan masa berlaku hingga 2027,” ungkapnya.Atas dasar temuan tersebut, Imigrasi Blitar menjatuhkan Tindakan Administratif Keimigrasian berupa deportasi sesuai Pasal 75 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.Rini mengatakan bahwa tindakan tegas Kantor Imigrasi Blitar diambil untuk menjaga ketertiban serta merespons keresahan masyarakat.Kantor Imigrasi Blitar, kata Rini, mengingatkan bahwa setiap orang asing yang berada di wilayah Indonesia wajib mematuhi hukum yang berlaku, menjalankan aktivitas sesuai izin yang dimiliki, serta menghormati norma dan nilai sosial masyarakat setempat. 


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-02-02 19:57