42 Mustahik Siap Naik Kelas Jadi Wirausaha Mandiri pada Inagurasi Wirausaha Berdaya 2025

2026-02-02 08:28:50
42 Mustahik Siap Naik Kelas Jadi Wirausaha Mandiri pada Inagurasi Wirausaha Berdaya 2025
– Program Wirausaha Berdaya resmi menyelesaikan batch pertama yang ditandai dengan penyelenggaraan kegiatan Inagurasi Wirausaha Berdaya 2025 di Museum Mandiri, Jakarta Barat, Sabtu .Lewat kegiatan inagurasi itu, seluruh peserta secara resmi ditetapkan sebagai alumnus Wirausaha Berdaya 2025.Sebagai puncak dari rangkaian program pemberdayaan ekonomi, kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tujuan untuk memperkuat kapasitas usaha mustahik (penerima zakat). Dengan demikian, mereka mampu berkembang menjadi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan.Kegiatan itu juga diharapkan dapat mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki (orang yang membayar zakat).Setelah melalui pendampingan intensif selama sekitar tiga hingga empat bulan, sebanyak 42 peserta dinyatakan lolos dan menerima bantuan modal usaha.Program Wirausaha Berdaya sendiri merupakan hasil kolaborasi antara Mandiri Amal Insani (MAI) Foundation bersama Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Bandung dan HIPMI Academy sebagai mitra pelaksana.Kolaborasi itu menjadi wujud nyata sinergi antara lembaga filantropi dan organisasi pengusaha dalam mendorong pemberdayaan ekonomi berbasis kewirausahaan yang berorientasi pada kemandirian jangka panjang.Ketua Yayasan MAI Foundation Bily Arkan menyampaikan, bahwa program tersebut tidak hanya dirancang sebagai penyaluran bantuan modal usaha, tetapi juga sebagai pemberdayaan berkelanjutan untuk membentuk pengusaha mustahik yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.“Program Wirausaha Berdaya merupakan bagian dari upaya kami dalam membangun kemandirian ekonomi mustahik secara berkelanjutan sehingga ke depan mereka mampu bertransformasi dari penerima manfaat menjadi pemberi manfaat,” ujar Bily dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Senin .Senada, Direktur MAI Foundation Zainal Abidin turut menegaskan manfaat pendampingan yang terstruktur agar para peserta mampu mengelola usaha secara profesional dan berorientasi pada pertumbuhan jangka panjang.“Pendampingan menjadi kunci agar usaha yang dijalankan tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan,” jelas Zainal.Sementara itu, Manager Pemberdayaan dan Pendistribusian MAI Foundation Abdul Hadi menekankan bahwa Wirausaha Berdaya merupakan bagian dari strategi pemberdayaan ekonomi yang terukur dan berkelanjutan, dengan indikator capaian yang jelas bagi setiap peserta.Dengan demikian, para peserta diharapkan mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta memberikan dampak sosial yang lebih luas bagi masyarakat.Materi pendampinganSelama pembinaan, program tersebut didampingi secara langsung oleh Direktur HIPMI Academy Ganjar Hidayat. Ia berperan aktif sejak tahap awal hingga pelaksanaan inagurasi.Ketua HIPMI Kota Bandung Ibrahim Imaduddin Islam juga memberikan dukungan dengan mendorong keterlibatan pengusaha muda dalam penguatan ekosistem UMKM berbasis pemberdayaan.Selama pendampingan, para peserta mendapatkan pembinaan yang mencakup penguatan mindset kewirausahaan, pengelolaan usaha, peningkatan kapasitas produksi, serta strategi pemasaran sebagai bekal dalam mengembangkan usaha secara berkelanjutan.Peserta Wirausaha Berdaya 2025 diklasifikasikan ke dalam empat kategori capaian berdasarkan tingkat perkembangan dan kinerja usahanya. Pengelompokan tersebut dilakukan demi mendorong peningkatan kapasitas usaha secara bertahap dan terukur.Adapun kategori tertinggi adalah Wiraberdaya Visioner. Kategori ini berisi lima peserta yang dinilai memiliki visi usaha yang kuat, keberlanjutan bisnis, serta potensi dampak sosial yang tinggi.Kemudian, pada kategori kedua ada Wiraberdaya Kompeten yang diikuti oleh 10 peserta dengan kemampuan pengelolaan usaha yang baik dan konsisten.Selanjutnya adalah kategori Wiraberdaya Produktif dengan jumlah 15 peserta yang telah mampu menjaga produktivitas usaha secara stabil. Terakhir, yaitu kategori Wiraberdaya Bertumbuh dengan jumlah 12 peserta yang dapat menunjukkan progres dan potensi pertumbuhan usaha ke arah yang lebih baik.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Komitmen keberlanjutan yang digaungkan selama 25 tahun tecermin melalui berbagai program, seperti aksi donor darah bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Karangasem, pengembalian botol kosong di toko ritel, penggunaan plastik daur ulang pada kemasan, serta kegiatan rutin bersih-bersih pantai dan pura di wilayah Jasri, Karangasem.Pertumbuhan Sensatia sepanjang 2025 turut diperkuat dengan sejumlah penghargaan dari media nasional serta perluasan jaringan ritel yang kini mencapai lebih dari 40 gerai di Indonesia.Baca juga: Rutinitas Skincare Mikha Tambayong, Contek untuk Wajah Bersinar“Komitmen kami tidak berubah, yaitu menjadi brand yang relevan serta membawa dampak positif bagi lingkungan. Langkah ini memastikan nilai-nilai clean beauty yang kami junjung tetap tecermin dalam setiap produk dan inisiatif kami,” lanjut Michael.Dok. Sensatia Deretan produk Sensatia, milai dari hair and gift set hingga mother and baby. Memasuki 2026, Sensatia akan memprioritaskan pertumbuhan berkelanjutan serta penguatan identitas brand melalui inovasi produk berbahan alami berkualitas tinggi.Setiap inovasi baru akan dikembangkan sesuai standar clean beauty dan tetap menjaga prinsip ramah lingkungan.“Kami melihat 2026 sebagai momentum positif bagi industri kecantikan alami di Indonesia. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami. Kami berharap, tahun mendatang dapat menghadirkan produk perawatan kulit yang mindful dan memberikan manfaat nyata bagi keseharian,” kata Michael.Menutup 2025, Sensatia juga menghadirkan program The Art of Gifting berupa layanan complimentary gift box wrapping dengan minimum pembelanjaan tertentu di seluruh gerai.Baca juga: Skincare Malam, Langkah Penting Perawatan Kulit yang Sering Diabaikan PriaPelanggan dapat menikmati penawaran hemat hingga 25 persen sampai 31 Desember 2025.

| 2026-02-02 07:56