Kerugian Sementara Longsor Banjarnegara Capai Rp 35 Miliar, Akan Terus Bertambah

2026-01-13 22:23:00
Kerugian Sementara Longsor Banjarnegara Capai Rp 35 Miliar, Akan Terus Bertambah
WONOSOBO, – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat kerugian sementara akibat longsor di Kabupaten Banjarnegara mencapai sekitar Rp 35 miliar.Kerugian tersebut dihitung dari kerusakan langsung, seperti rumah warga yang hancur serta lahan pertanian yang tersapu material longsor.“Hitungan kasar misalnya rumahnya rubuh, kemudian lahan pertanian yang langsung saja sudah sekitar Rp 35 miliar untuk Banjarnegara. Itu yang terdampak langsung saja,” ujar Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, Jumat .Baca juga: Update Longsor Banjarnegara: 10 Orang Meninggal, 934 Mengungsi, dan 18 Masih HilangIa menegaskan angka itu belum termasuk kebutuhan relokasi, pembangunan hunian sementara, dan biaya penanganan tanggap darurat.“Belum dihitung kebutuhan relokasi. Ini baru perkiraan sementara, dan tentu saja angka ini akan bergerak terus,” katanya.Suharyanto mencontohkan bahwa penanganan bencana skala besar memerlukan pembiayaan luar biasa.“Kalau terjadi bencana ini sangat mahal. Contoh seperti Cianjur, itu untuk rehabilitasi rekonstruksi Rp 2,5 triliun,” ujarnya.Baca juga: Evakuasi Longsor Banjarnegara Dilakukan dengan Pengamanan Ketat, 18 Korban Masih HilangMenurutnya, besarnya biaya penanggulangan bencana menjadi alasan pentingnya penguatan mitigasi, terutama di wilayah rawan longsor dan gerakan tanah seperti Banjarnegara dan wilayah selatan Jawa Tengah.BNPB masih melakukan pencarian terhadap puluhan korban hilang. Hingga hari keempat, delapan korban ditemukan, sementara 18 lainnya masih dinyatakan hilang.Evakuasi dilakukan dengan pengamanan ketat karena kondisi tanah di lokasi masih labil.Sekitar 900 kepala keluarga terdampak telah dievakuasi ke sejumlah titik pengungsian.“Tanah untuk relokasi sudah disiapkan dan sekarang sedang proses penyiapan hunian sementara,” kata Suharyanto.Suharyanto menyebut penanganan pascabencana berjalan optimal berkat dukungan lintas lembaga seperti Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, pemerintah provinsi, hingga kabupaten sekitar.Namun ia mengingatkan bahwa mitigasi sebelum bencana harus diperkuat agar kerusakan dan biaya penanganan tidak terus membengkak di masa depan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Dalam hitungan tak sampai lima menit, Gemini langsung menyusun kolase dengan komposisi rapi, sentuhan artistik otomatis, dan kualitas gambar yang tetap tajam.Sepengalaman saya, hasil kolase buatan Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual. Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, serta tone warna konsisten dan masih bisa diubah sesuai selera.Hal ini membuat pengguna yang tidak punya kemampuan desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik dan layak dipamerkan.Berikut contoh hasil collage foto konser Raisa yang di-generate langsung dari Gemini 3 Flash Nano Banana:/ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa.9to5google Tampilan Google Gemini 3 Flash. Google rilis Gemini 3 Flash.Menurut saya, hasil kolase yang dibuat Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual.Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, dan tone warna konsisten dan bisa diubah sesuai selera. Ini membuat pengguna yang tidak punya skill desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik.Hasil editan yang rapi ini berkat Gemini 3 Flash yang baru saja dirilis pada pertengahan Desember lalu. Model AI penerus Gemini 2.5 Flash ini disebut memiliki performa nyaris setara Gemini 3 Pro, tetapi dengan kecepatan lebih tinggi dan biaya penggunaan yang lebih murah.Model Gemini berlabel “Flash” dirancang untuk respons cepat. Jadi tak heran, saat men-generate hasil foto collage rekap konser Raisa, pengguna bisa mendapatkan hasilnya dalam hitungan beberapa menit saja. Hasilnya pun tetap rapi.

| 2026-01-13 21:18