IPM Meningkat, Angka Kemiskinan di Kalsel Diklaim Menurun

2026-01-12 10:03:56
IPM Meningkat, Angka Kemiskinan di Kalsel Diklaim Menurun
BANJARBARU, - Angka kemiskinan di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) diklaim mengalami penurunan.Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel, Suprapti Tri Astuti, menyatakan bahwa persentase kemiskinan menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) pada September 2024 tercatat sebesar 4,02 persen.Namun, pada Maret 2025, angka tersebut turun menjadi 3,84 persen.Baca juga: BUMN Ini Buka Peluang Kerja Sama dengan Pemerintah Atasi Kemiskinan Ekstrem di Lahan Hutan"Dari 4,02 persen turun menjadi 3,84 persen. Ini capaian yang cukup signifikan," ujar Suprapti kepada wartawan, Selasa .Penurunan angka kemiskinan di Kalsel, menurut Suprapti, tidak terlepas dari penguatan kebijakan dan intervensi positif yang dilakukan oleh pemerintah daerah terhadap persoalan sosial."Penurunan kemiskinan ini menunjukkan intervensi kita terhadap persoalan sosial semakin baik," jelasnya.Selain penurunan angka kemiskinan, Pemerintah Provinsi Kalsel juga berhasil meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 2024 menjadi 75,19 persen.Angka ini naik dari sebelumnya yang sebesar 74,66. Peningkatan IPM ini dinilai berdasarkan indikator penilaian yang menunjukkan perbaikan dalam Sumber Daya Manusia (SDM).Suprapti mengungkapkan bahwa ada tiga aspek kualitas SDM di Kalsel yang mengalami peningkatan, yaitu pendidikan, kesehatan, dan standar hidup layak.Baca juga: Gus Fawait Buka-bukaan soal Data Kemiskinan Ekstrem di Jember: Kami Ingin Entaskan!"IPM yang meningkat ini menunjukkan kualitas SDM kita sudah lumayan naik. Dari IPM itulah kita bisa melihat bagaimana kualitas pendidikan dan perkembangan pembangunan manusia di Kalsel," tambahnya.Kedua capaian tersebut, menurut Suprapti, menegaskan bahwa arah pembangunan Kalsel terus tumbuh positif di bawah kepemimpinan Gubernur Muhidin."Bukti capaian pada sektor IPM, ekonomi, dan penurunan kemiskinan menunjukkan bahwa arah pembangunan Kalsel sudah berada pada jalur yang tepat," pungkasnya.


(prf/ega)