Profil Julia Prastini alias Jule, Tiktokers yang Kembali Jadi Sorotan karena Isu Perselingkuhan

2026-02-03 04:04:54
Profil Julia Prastini alias Jule, Tiktokers yang Kembali Jadi Sorotan karena Isu Perselingkuhan
- Nama Julia Prastini alias Jule kembali ramai diperbincangkan publik di media sosial.Setelah terseret dugaan perselingkuhan dengan seorang pria yang disebut berprofesi sebagai petinju, kini ia kembali diterpa kabar kurang sedap.Isu ini mencuat di media sosial dan kembali menyeret kehidupan pribadi Jule yang dikenal sebagai tiktokers sekaligus selebgram dengan banyak pengikut.Terbaru, namanya kembali viral setelah dikaitkan dengan Yuka, pasangan influencer asal Malaysia, Aya Balqis.Baca juga: Siapa Aa Daehoon? Ini Profil dan Biodata Suami Jule yang Ramai DibicarakanDilansir dari Grid.id, Julia Prastini yang akrab disapa Jule merupakan tiktokers kenamaan Indonesia yang lahir pada 25 Juli 2000.Sebelum terseret isu perselingkuhan, sosok Jule dikenal publik lewat konten fashion, gaya hidup, serta cerita hidupnya yang inspiratif.Gaya outfit of the day atau OOTD yang diunggahnya seringkali menjadi isnpirasi para pengikutnya.Julia bukan hanya populer karena konten media sosial, tetapi juga karena cerita perjalanan spiritual dan keputusannya untuk menikah muda.Karier Julia sebagai selebgram semakin dikenal setelah ia menikah dengan pria asal Korea Selatan, Na Daehoon.Julia Prastini dan Na Daehoon resmi menikah pada Januari 2022, saat usia Jule masih sekitar 22 tahun.Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai tiga orang anak. Anak pertama mereka bernama Junho atau Na Junho yang lahir pada 22 Januari 2022.Anak kedua, Eunho atau Na Eunho, lahir pada Kamis . Sementara, anak ketiga mereka, Na Jena, lahir pada 24 Juni 2024.Instagram @juliaprt7 Julia Prastini dan sang suami, Na Daehoon dalam unggahan akun Instagram pribadinya. Setelah ramai disorot, rumah tangga Jule dan Na Daehoon akhirnya berakhir di setelah diterpa isu orang ketiga.Dilansir dari Tribun Banten, Na Daehoon mengajukan permohonan cerai talak terhadap Jule di Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 6 November 2025.Pengadilan Agama Jakarta Selatan kemudian mengabulkan permohonan perceraian tersebut. Putusan cerai keluar pada Rabu, 3 Desember 2025 secara verstek.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Hans Patuwo bukan sosok baru di lingkungan GoTo. Ia telah bekerja hampir delapan tahun di ekosistem Gojek, GoPay, dan GoTo. Ia bergabung dengan Gojek pada 2018 sebagai Chief Operating Officer, dengan fokus pada penguatan operasional dan ekosistem mitra driver.Pada 2021, Hans dipercaya memimpin unit bisnis yang kemudian berkembang menjadi GoTo Financial. Di posisi tersebut, ia mengawasi peluncuran layanan pinjaman dan pengembangan aplikasi GoPay, yang kini menjadi salah satu platform fintech terbesar di Indonesia.Baca juga: KPPU Denda TikTok Rp 15 Miliar Karena Telat Lapor Akuisisi TokopediaAwal 2024, Hans ditunjuk sebagai Chief Operating Officer GoTo dan bertanggung jawab atas strategi grup serta proyek migrasi cloud perusahaan. Perannya kembali diperluas pada Juli 2025, ketika ia dipercaya sebagai Presiden On-Demand Services.Sebelum bergabung dengan Gojek, Hans memiliki pengalaman internasional dengan bekerja di Amerika Serikat, China, dan Singapura. Ia juga pernah menjabat sebagai Partner di firma konsultan manajemen global McKinsey.YouTube.com/Gojek Goto, layanan Gojek dan Tokopedia.Penunjukan CEO baru ini terjadi di tengah sorotan pasar terhadap arah strategis perusahaan hasil merger antara Gojek dan Tokopedia itu.Berdasarkan laporan Bloomberg, saham GoTo tercatat naik sekitar 20 persen sepanjang kuartal ini di Bursa Efek Indonesia, mengungguli kinerja sejumlah perusahaan ride-hailing dan pengantaran global.Kenaikan saham tersebut terjadi menjelang Rapat Umum Pemegang Saham yang menjadi momen penting bagi arah strategis perusahaan, termasuk persetujuan pengangkatan Hans Patuwo sebagai CEO baru.Meski saham GoTo menguat, valuasi perusahaan masih jauh dari masa awal IPO. Kapitalisasi pasar GoTo kini berada di bawah 5 miliar dollar AS, turun drastis dari puncaknya yang sempat menembus 30 miliar dollar AS pada 2022.

| 2026-02-03 04:04