SMAN 72 Jakarta Mulai Belajar Lagi, Siswa Bisa Pilih Oflline atau Online

2026-01-12 17:23:42
SMAN 72 Jakarta Mulai Belajar Lagi, Siswa Bisa Pilih Oflline atau Online
JAKARTA, - Aktivitas belajar di SMAN 72 Jakarta kembali berjalan, Senin , pascaledakan di masjid sekolah pada Jumat .Pada hari pertama dimulainya kegiatan belajar, siswa diberi dua pilihan metode, yakni mengikuti pembelajaran tatap muka atau tetap belajar secara daring dari rumah.“Senin , 17 November mulai pembelajaran secara luring dan daring,” ujar Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim saat dikonfirmasi, Senin.Baca juga: Dampak Ledakan SMAN 72, Siswa Ramai-ramai Minta Pindah SekolahChico mengatakan, kebijakan tersebut disesuaikan dengan pilihan siswa dan orangtua peserta didik.“Siswa dan orangtua diperkenankan memilih,” kata Chico.Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan, masa pembelajaran daring di SMAN 72 hanya berlangsung hingga hari ini.Setelah itu, sekolah akan mengundang para guru dan siswa untuk menentukan apakah pembelajaran akan dilakukan secara tatap muka atau tetap daring.“Hari Senin besok mereka akan mengundang para murid dan juga guru, para guru dan murid, untuk diberikan pilihan, apakah mereka akan sekolah langsung atau melalui daring,” ucap Pramono saat ditemui di Gedung Kemendikbud, Jakarta Pusat, Minggu .Pramono mengungkapkan, banyak siswa SMAN 72 Jakarta yang mengajukan permohonan pindah sekolah setelah insiden tersebut.“Ternyata dampaknya juga di luar dugaan saya, banyak siswa yang kemudian minta pindah sekolah. Nah, inilah yang juga menjadi pikiran,” ujar dia.Baca juga: Kepsek Sebut Siswa SMAN 72 Jakarta Sudah Mulai Rindu SekolahSebelumnya, ledakan terjadi di masjid sekolah SMAN 72 pada Jumat sekitar pukul 12.15 WIB.Ledakan terdengar saat siswa dan guru sedang melaksanakan salat Jumat di masjid sekolah, yang berada di dalam kompleks Kodamar TNI Angkatan Laut, Kelapa Gading.Keterangan saksi menyebutkan, suara ledakan pertama terdengar ketika khotbah sedang berlangsung, lalu disusul suara ledakan kedua yang diduga berasal dari arah berbeda.Ledakan itu mengakibatkan 96 orang luka-luka. Penyelidikan awal kepolisian menunjukkan pelaku diduga merupakan salah satu siswa di sekolah tersebut.Siswa itu sebelumnya dikabarkan mengalami perundungan yang diduga menjadi salah satu latar belakang aksinya.Polisi juga menemukan benda menyerupai airsoft gun dan revolver di lokasi kejadian. Setelah diperiksa, kedua senjata tersebut dipastikan merupakan senjata mainan. Baca juga: Kepala Sekolah SMAN 72: Senin Depan, Pembelajaran Masih Online


(prf/ega)