Mentan Amran Sulaiman Sidak Pasar Legi Solo, Bantah Harga Beras Melambung

2026-01-12 07:11:55
Mentan Amran Sulaiman Sidak Pasar Legi Solo, Bantah Harga Beras Melambung
SOLO, - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman melakukan inspeksi mendadak (sidak) bahan pangan pokok ke Pasar Legi Solo, Jawa Tengah, Kamis .Ia menyebut bahwa harga beras saat ini di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).Kunjungan Mentan ke pasar induk di Kota Bengawan itu didampingi Wakil Menteri Pertanian Sudaryono dan Wali Kota Solo, Respati Ardi.Mereka berkeliling ke kios-kios pedagang, menyapa dan menanyakan langsung terkait harga kebutuhan pokok kepada pedagang.Amran mengatakan bahwa kunjungannya ke Pasar Legi Solo bertujuan untuk memastikan harga kebutuhan pokok, salah satunya adalah beras.Baca juga: Sungai Bengawan Solo Terus Dipantau, Pemkot Siagakan Posko Bencana 24 JamDia menyinggung adanya tokoh nasional yang mengatakan harga beras di pasar melambung tinggi.Setelah dirinya bersama Wamentan melakukan inspeksi ke Pasar Legi Solo, dia menyebut harga beras, baik SPHP maupun premium, turun bahkan di bawah HET.Harga beras SPHP sebesar Rp12.000 per kilogram dan premium Rp13.000, sementara HET beras premium adalah Rp14.900 dan untuk medium Rp13.500."Harga beras turun dan sekarang di bawah HET. Kami tanya langsung karena ada tokoh-tokoh nasional yang mengatakan harga melambung tinggi, ini harga tidak terjangkau. Tolong aku minta dengan segala kerendahan hati mewakili petani, tolong boleh berpolitik, tapi jangan politisasi pangan. Ini untuk hajat hidup orang banyak, jangan dipolitisasi," kata Amran di Solo, Jawa Tengah, Kamis.Baca juga: Pastikan UMK Solo 2026 Naik, Wali Kota Respati: Nanti Dulu, Sabar...Amran menyampaikan bahwa pasokan beras di pasar aman. Sebab, katanya, stok beras di Bulog melimpah mencapai 3,8 juta ton."Pasokan banyak, berlebih, melimpah. Sekarang stok di Bulog 3,8 juta ton," kata dia.Wali Kota Solo, Respati Ardi, mengatakan Pemkot Solo memiliki Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang selalu memonitoring harga kebutuhan pokok di pasar tradisional."Jadi kalau ada harga yang sedikit naik, pasti akan diintervensi dan langsung kami koordinasikan dengan Kementan dan Bulog," kata Respati.Salah satu pedagang Pasar Legi, Sri Kartin, mengungkapkan bahwa harga beras stabil dan penjualan berjalan normal.Baca juga: Kisah Nanik Sutarni, Nenek 71 Tahun di Solo Jadi Juru Parkir Agar Badan Tetap Bugar"Tidak ada kenaikan (harga beras), malah sekarang pembeli beras makin ramai karena harganya turun," ungkapnya.


(prf/ega)