- Korea Utara melontarkan peringatan keras terhadap Jepang terkait wacana kepemilikan senjata nuklir.Melalui media pemerintah KCNA, Pyongyang menegaskan ambisi nuklir Tokyo harus dicegah dengan segala cara karena dinilai membahayakan kawasan dan umat manusia.Pernyataan itu disampaikan Kementerian Luar Negeri Korea Utara menyusul komentar seorang pejabat di kantor Perdana Menteri Jepang yang menyebut Tokyo seharusnya memiliki senjata nuklir.Direktur Institut Studi Jepang di bawah Kementerian Luar Negeri Korea Utara menilai langkah tersebut berpotensi memicu bencana besar.“Upaya Jepang untuk mengembangkan senjata nuklir harus dicegah dengan segala cara karena akan membawa bencana besar bagi umat manusia,” ujarnya dalam pernyataan resmi, dikutip KCNA, Minggu .Baca juga: Tak Mau Kalah dari China dan Rusia, Trump Ingin AS Bersiap Hidupkan Lagi Uji Coba NuklirANDREW CABALLERO-REYNOLDS/AFP Presiden AS Donald Trump (kiri) dan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi tiba di atas kapal induk USS George Washington milik Angkatan Laut AS di pangkalan angkatan laut AS di Yokosuka pada 28 Oktober 2025. Menurut laporan Independent, Minggu , Pyongyang menilai pernyataan pejabat Jepang bukanlah kekeliruan semata.Korea Utara melihatnya sebagai sinyal kuat ambisi lama Tokyo untuk memiliki senjata nuklir, terutama dengan menguatnya wacana peninjauan ulang prinsip non-nuklir Jepang.“Ini bukan pernyataan yang keliru atau gegabah, melainkan secara jelas mencerminkan ambisi Jepang yang telah lama diidam-idamkan untuk memiliki senjata nuklir,” kata pejabat Korea Utara tersebut.Media pemerintah Korea Utara menilai menguatnya wacana nuklir Jepang tidak terlepas dari dinamika keamanan kawasan.Salah satunya dikaitkan dengan persetujuan Amerika Serikat atas permintaan Korea Selatan untuk membangun kapal selam bertenaga nuklir.Menurut Pyongyang, jika Jepang benar-benar memiliki senjata nuklir, Asia berisiko menghadapi bencana nuklir yang mengerikan.Baca juga: Detik-detik Jerman Hancurkan Dua Menara Pendingin Pembangkit Listrik Tenaga NuklirMeski demikian, laporan tersebut tidak menyinggung program nuklir Korea Utara sendiri.Selama ini, Pyongyang diyakini terus mengembangkan persenjataan nuklirnya dan berulang kali menegaskan tidak akan melepaskannya.Wakil Menteri Luar Negeri Korea Utara Kim Son Gyong sebelumnya menyatakan di PBB."Kami tidak akan pernah menyerah pada energi nuklir, yang merupakan hukum negara, kebijakan nasional, dan kedaulatan kami, serta hak untuk eksis. Dalam keadaan apa pun, kami tidak akan pernah meninggalkan posisi ini," tegasnya sebagaimana dikutip dari The Japan Times, Minggu .Ia menegaskan posisi Korea Utara sebagai negara dengan senjata nuklir tidak akan berubah dalam keadaan apa pun.Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un juga mengatakan bahwa ia terbuka untuk berdialog dengan Washington, asalkan Pyongyang diizinkan untuk mempertahankan persenjataan nuklir.Baca juga: Iran Umumkan Akhiri Perjanjian Nuklir JCPOA, Apa Dampaknya bagi Dunia?
(prf/ega)
Korea Utara Kecam Wacana Senjata Nuklir Jepang, Sebut Bisa Picu Bencana di Asia
2026-01-12 03:37:43
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 03:48
| 2026-01-12 03:47
| 2026-01-12 03:41
| 2026-01-12 01:55
| 2026-01-12 01:41










































