Isak Tangis Pecah di Pemakaman Reno, Demonstran yang Hilang Sejak Agustus

2026-01-13 05:48:30
Isak Tangis Pecah di Pemakaman Reno, Demonstran yang Hilang Sejak Agustus
SURABAYA, - Reno Syahputra Dewo (24), demonstran yang sempat hilang dan ditemukan tewas di Gedung ACC Kwitang, Jakarta Pusat, dimakamkan di kampung halamannya di Surabaya, Minggu .Berdasarkan pantauan Kompas.com, jenazah Reno yang diantarkan ambulans Polri dan diikuti warga tiba di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Putat Gede sekitar pukul 10.15 WIB.Peti jenazah berwarna cokelat dengan tutupan kain hijau kemudian diturunkan dari ambulans dan dibawa para tetangga menuju lokasi makam.Tangisan ibu Reno, Rita, pecah saat peti jenazah anaknya mulai diturunkan ke liang lahat hingga ditutup tanah. Anggota keluarga berusaha menenangkan."Aku mau di sini, ini anakku," ucap Rita sembari menangis di makam anaknya.Baca juga: Sebelum Ikut Demo dan Hilang, Reno Sempat Minta Rp 50.000 ke Ayah untuk Beli MakanSalah satu anggota keluarga kemudian memimpin doa dan mengajak para pelayat turut mendoakan Reno."Mudah-mudahan kita selalu di jalan Allah, dihindarkan dari balak, diberi kesehatan jasmani dan rohani untuk mengantarkan Mas Reno. Karena jenazah yang diantarkan lebih dari 40 orang, akan dilebarkan kuburnya," ucap pria itu.Sekitar pukul 11.00 WIB, para pengantar termasuk kedua orangtua Reno meninggalkan area pemakaman. Beberapa pelayat masih berada di lokasi untuk mendoakan.Sebelumnya, RS Polri Kramat Jati memastikan dua kerangka yang ditemukan di Gedung ACC Kwitang teridentifikasi sebagai Reno Syahputra Dewo dan Muhammad Farhan, dua demonstran yang hilang sejak Agustus lalu.Baca juga: Kerangka Reno dan Farhan Ditemukan Saling Berdekatan di Gedung ACC KwitangKepala Biro Laboratorium dan Dokumen Kesehatan (Karo Labdokkes) Pusdokkes Polri Brigjen Sumy Hastry Purwanti menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan sekunder terhadap struktur tulang menunjukkan keduanya berjenis kelamin laki-laki.“Hasil pemeriksaan DNA dan gigi postmortem 0080 cocok dengan antemortem 002 sehingga teridentifikasi Reno Syahputra Dewo anak biologis dari bapak Muhammad Yasin,” jelas Sumy Hastry.Polda Metro Jaya menyebut penyelidikan atas insiden kebakaran di Gedung ACC Kwitang masih berlanjut untuk memastikan penyebab pasti dan mengungkap pemicu kerusuhan yang menyebabkan dua korban terperangkap di dalam bangunan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Hans Patuwo bukan sosok baru di lingkungan GoTo. Ia telah bekerja hampir delapan tahun di ekosistem Gojek, GoPay, dan GoTo. Ia bergabung dengan Gojek pada 2018 sebagai Chief Operating Officer, dengan fokus pada penguatan operasional dan ekosistem mitra driver.Pada 2021, Hans dipercaya memimpin unit bisnis yang kemudian berkembang menjadi GoTo Financial. Di posisi tersebut, ia mengawasi peluncuran layanan pinjaman dan pengembangan aplikasi GoPay, yang kini menjadi salah satu platform fintech terbesar di Indonesia.Baca juga: KPPU Denda TikTok Rp 15 Miliar Karena Telat Lapor Akuisisi TokopediaAwal 2024, Hans ditunjuk sebagai Chief Operating Officer GoTo dan bertanggung jawab atas strategi grup serta proyek migrasi cloud perusahaan. Perannya kembali diperluas pada Juli 2025, ketika ia dipercaya sebagai Presiden On-Demand Services.Sebelum bergabung dengan Gojek, Hans memiliki pengalaman internasional dengan bekerja di Amerika Serikat, China, dan Singapura. Ia juga pernah menjabat sebagai Partner di firma konsultan manajemen global McKinsey.YouTube.com/Gojek Goto, layanan Gojek dan Tokopedia.Penunjukan CEO baru ini terjadi di tengah sorotan pasar terhadap arah strategis perusahaan hasil merger antara Gojek dan Tokopedia itu.Berdasarkan laporan Bloomberg, saham GoTo tercatat naik sekitar 20 persen sepanjang kuartal ini di Bursa Efek Indonesia, mengungguli kinerja sejumlah perusahaan ride-hailing dan pengantaran global.Kenaikan saham tersebut terjadi menjelang Rapat Umum Pemegang Saham yang menjadi momen penting bagi arah strategis perusahaan, termasuk persetujuan pengangkatan Hans Patuwo sebagai CEO baru.Meski saham GoTo menguat, valuasi perusahaan masih jauh dari masa awal IPO. Kapitalisasi pasar GoTo kini berada di bawah 5 miliar dollar AS, turun drastis dari puncaknya yang sempat menembus 30 miliar dollar AS pada 2022.

| 2026-01-13 04:48