Heboh Soeharto Pahlawan Nasional

2026-01-12 03:39:13
Heboh Soeharto Pahlawan Nasional
PERINGATAN Hari Pahlawan 2025, muncul kehebohan pro kontra Soeharto selaku Presiden ke 2 Republik Indonesia menerima anugerah gelar Pahlawan Nasional.Adalah wajar di alam demokrasi bahwa banyak pihak antusias mendukung, tapi banyak pula yang tegas menolak. Banyak pula yang abstain, bahkan sama sekali tidak peduli.Mohon dimaafkan oleh mereka yang tidak setuju Pak Harto Pahlawan nasional bahwa saya pribadi setuju.Menurut pendapat subyektif saya, Pak Harto telah banyak berjasa sebagai Pahlawan Pembangunan terutama dalam bidang ekonomi terhadap negara, bangsa dan rakyat Indonesia maka layak diangkat menjadi Pahlawan Nasional.Namun di sisi lain, saya juga sadar bahwa Pak Harto adalah manusia biasa yang mustahil sempurna, maka pasti juga melakukan kesalahan-kesalahan dalam menunaikan tugas sebagai kepala negara Indonesia sehingga pasti ada yang tidak setuju Pak Harto jadi Pahlawan Nasional. Justru karena faktor itulah saya mendukung Pak Harto Pahlawan Nasional dengan syarat.Jika Soeharto Pahlawan Nasional, maka demi keadilan saya wajib balik mengajukan syarat bahwa seluruh presiden republik indonesia berhak dinobatkan sebagai pahlawan tanpa kecuali.Mereka memiliki jasa tersendiri bagi bangsa, negara dan rakyat Indonesia. De facto seorang pujangga lagu Ismail Marzuki telah diakui sebagai Pahlawan Nasional, maka wajarlah jika para presiden juga dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional.Memang pada hakikatnya apa yang disebut sebagai kepahlawan adalah nisbi dan kontekstual, maka secara matematikal mustahil diukur secara pasti dan obyektif seperti halnya prestasi olahraga.Masing-masing presiden memiliki karakter kepemimpinan unik dan khas yang tidak bisa dibandingkan kelebihan maupun kekurangan satu dengan lain-lainnya.Analog Pandawa Lima terdiri dari Yudhistira, Bima, Arjuna, Nakula dan Sadewa masing-masing memiliki kesaktian dengan kelebihan untuk saling mendukung dan saling mengisi sebagai suatu persatuan dan kesatuan kepemimpinan secara mandraguna tak terpisahkan sehingga akhirnya berhasil menaklukkan Seratus Kurawa di gelanggang medan pertempuran Bharatayuda di padang Kurusetra di dalam legenda Mahabharata.Mahaprahara dahsyat Bharatayudha serta Hiroshima dan Nagasaki menyebabkan Oppenheimer menyesal telah sudah memimpin produksi bom atom pada Manhattan Project atas prakarsa Amerika Serikat dengan dukungan Inggris dan Kanada agar tidak keduluan Jerman.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-12 02:00