Banjir Sumatera, Penyelidikan Hulu DAS Tapanuli Soroti 12 Subyek Hukum

2026-02-03 11:11:50
Banjir Sumatera, Penyelidikan Hulu DAS Tapanuli Soroti 12 Subyek Hukum
- Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Ditjen Gakkum) menelusuri penyebab kerusakan lingkungan di hulu daerah aliran sungai (DAS) terkait banjir di Sumatera. Sebanyak 12 subyek hukum pun akan dipanggil. Analisis awal dan verifikasi lapangan menunjukkan dugaan kerusakan hulu DAS Batang Toru dan DAS Sibuluan. Kerusakan ini terjadi di Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan.Baca juga: "Kami melihat pola yang jelas: Di mana ada kerusakan hutan di hulu akibat aktivitas ilegal, disitu potensi bencana di hilir meningkat drastis. Aktivitas di PHAT (Pemegang Hak Atas Tanah) yang seharusnya legal, terindikasi disalahgunakan menjadi kedok untuk pembalakan liar yang merambah ke kawasan hutan negara di sekitarnya," jelas Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho lewat keterangan resmi, dikutip Sabtu ."Ini adalah kejahatan luar biasa yang mengorbankan keselamatan rakyat," tambah dia.Curah hujan ekstrem memang memicu bencana, tapi kondisi tutupan hutan yang rusak membuat tanah tidak mampu menahan air dengan baik.Hujan ekstrem berubah cepat menjadi aliran permukaan (run-off) yang kuat sehingga banjir dan longsor terjadi lebih besar.Material kayu yang terbawa arus juga memicu dugaan pembukaan lahan dan penebangan yang tidak sesuai aturan. Temuan ini membuat Ditjen Gakkum mempercepat proses identifikasi faktor penyebab kerusakan lingkungan.Baca juga: ANTARA FOTO/Yudi Manar Foto udara kondisi jalan yang putus akibat banjir bandang di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Minggu . Bencana banjir bandang yang terjadi pada Selasa lalu menyebabkan rumah warga rusak, kendaraan hancur, jalan dan jembatan putus.Ditjen Gakkum membentuk Tim Gabungan untuk mengumpulkan bahan dan keterangan yang mengarah pada dugaan aktivitas perusakan hulu DAS.Dari identifikasi awal, sebanyak 12 subyek hukum diduga memiliki keterkaitan dengan gangguan tutupan hutan. Subyek ini mencakup korporasi dan perorangan.Sejak Kamis , tim sudah memasang papan larangan pada lima lokasi yang terindikasi bermasalah. Rinciannya adalah dua titik di area konsesi PT TPL, serta tiga titik di lokasi PHAT atas nama JAM, AR, dan DPDalam proses yang sama, Tim PPNS Balai Gakkum Sumatera juga melakukan penyidikan terhadap salah satu pemilik PHAT atas nama JAM. Di lokasi tersebut ditemukan empat truk bermuatan kayu tanpa dokumen sah (SKSHH-KB).Pemanggilan terhadap seluruh 12 subyek hukum dijadwalkan pada Selasa .Dwi menambahkan, tim di lapangan telah melakukan penyegelan lokasi-lokasi yang terindikasi melakukan aktivitas ilegal."Langkah ini adalah bagian dari upaya komprehensif: Verifikasi fakta, pengamanan tempat, serta penyiapan bukti untuk proses penegakan hukum yang adil dan transparan," tutur Dwi."Kami juga akan berkoordinasi erat dengan instansi terkait untuk memastikan adanya upaya restorasi hulu DAS dan perlindungan bagi komunitas terdampak," tambah dia. Baca juga:


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-02-03 09:44