Benarkah Sering Konsumsi Ikan Asin Dikaitkan dengan Kanker Nasofaring? Ini Kata Dokter

2026-01-11 23:01:52
Benarkah Sering Konsumsi Ikan Asin Dikaitkan dengan Kanker Nasofaring? Ini Kata Dokter
- Sebuah unggahan video viral di media sosial kembali memicu perdebatan soal keamanan pangan, kali ini tentang risiko kesehatan dari konsumsi ikan asin.Melalui akun @sehat_1*** pada Senin , pengguna tersebut memperingatkan bahwa kebiasaan makan ikan asin terutama jika dilakukan setiap hari dapat membawa konsekuensi serius bagi tubuh.Ia mengeklaim proses pengasinan dan penjemuran ikan dapat memicu terbentuknya nitrosamin, zat karsinogenik yang dikaitkan dengan kanker nasofaring.Tak hanya itu, kandungan garam yang tinggi dalam ikan asin juga bisa menjadi pemicu hipertensi.Unggahan itu juga menyinggung potensi penggunaan formalin pada sebagian produk ikan asin di pasaran, yang makin memperbesar kekhawatiran warganet akan keamanan makanan sehari-hari.Baca juga: Butuh Asupan Tinggi Protein, Coba 9 Jenis Ikan IniUnggahan tersebut lantas memantik pro kontra dan diskusi warganet tentang kebenarannya."Gada gada nenek gw dr kecil hobi bngt makan ikan asin.. umur nya thn ini udah 103 tahun.. gada kanker atau apa lh itu.. malah nenek gw alhamdulillah jarang bngt sakit. Cuma kurang penglihatan sama pendengaran doang," tulis @ellang*** tidak meyakini kebenaran informasi tersebut."Edukasi ngg hanya ke pembeli tapi juga ke penjual dan pengrajinnya ya... spy sebanyak mungkin mengurangi zat kimia yg berbahaya bagi tubuh," kata @inia_rang*** menyoroti kandungan pengawet dalam ikan asin."Konteksnya di KONSUMSI TERLALU SERING.. segala sesuatu jg klo di konsumsi secara berlebihan ya pasti ada efek buruk," tulis @zam.az***. Lantas, benarkah makan ikan asin terlalu sering dapat memicu hipertensi dan diakitkan dengan penyakit kanker nasofaring?Baca juga: Ada Hari Ikan Nasional, 21 November 2025 Peringati Apa Saja?Ahli gizi dr. Tan Shot Yen menegaskan bahwa peringatan yang ramai dibahas di media sosial soal bahaya mengonsumsi ikan asin bukan sekadar kecemasan berlebihan.“Betul kok itu,” ujarnya ketika dimintai tanggapan Kompas.com, Senin merujuk pada risiko yang muncul jika ikan asin dikonsumsi setiap hari.Menurut dr. Tan, proses pengasinan dan penjemuran yang menjadi ciri utama pembuatan ikan asin dapat memicu terbentuknya nitrosamin, senyawa karsinogenik yang dikaitkan dengan kanker nasofaring.Ia menjelaskan bahwa bahaya tersebut tidak hanya berhenti di situ. “Kandungan garamnya tinggi, dan itu jelas meningkatkan risiko hipertensi,” katanya menambahkan.Dengan dua faktor risiko sekaligus yakni paparan zat karsinogenik dan garam berlebih, mengonsumsi ikan asin secara rutin dinilai dapat memberi dampak serius bagi kesehatan jangka panjang.Baca juga: Ikan di China Diberi Makan Cabai Setiap Hari, Peternak Klaim Daging Jadi Lebih Enak


(prf/ega)