Korban Jiwa Bertambah, Ini Update Data BNPB Korban Banjir di Aceh 23 Desember 2025

2026-01-14 08:59:32
Korban Jiwa Bertambah, Ini Update Data BNPB Korban Banjir di Aceh 23 Desember 2025
- Menurut data terbaru Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), tercatat korban meninggal akibat banjir dan longsor di Provinsi Aceh mencapai 477 jiwa.Data tersebut diumumkan oleh Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, saat konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta Senin pukul 17.00 WIB.Jumlah korban meninggal dunia tersebut tersebut bertambah 5 jiwa pada Senin malam, dari sebelumnya 472 pada Minggu .Baca juga: Wagub Aceh Fadhlullah Tercebur ke Sungai Saat Tinjau Wilayah Terisolasi Banjir Aceh TengahBerikut rincian jumlah korban meninggal di Provinsi Aceh berdasarkan kabupaten terdampak (data BNPB Senin malam):Sementara itu untuk wilayah Kabupaten Aceh Selatan dan Aceh Besar tidak ada data korban jiwa.Baca juga: Kisah Sertu Giman, Babinsa yang Bolak-balik Berenang Selamatkan Warga Aceh dari Banjir SumateraANTARA FOTO/Syifa Yulinnas Sejumlah warga korban bencana yang terisolir melintasi Daerah Aliran Sungai (DAS) lewat jembatan tali darurat penghubung dari Desa Bergang Kecamatan Ketol, Aceh Tengah dan Desa Simpang Rahmat, Gajah Putih, Bener Meriah, Aceh, Minggu . Berdasarkan data pos Komando tanggap darurat bencana Aceh sebanyak 1.464 jiwa dari Desa Bergang, Karang Ampar dan Desa Pantan Reduk kecamatan Ketol masih terisolir akibat akses jalan dan jembatan putus pasca bencana hidrometeorologi pada Rabu lalu. Kemudian untuk data korban hilang di Aceh masih berjumlah 31 orang. Berikut rincian jumlah korban hilang berdasarkan kabupatennya:BNPB juga mencatat jumlah pengungsi di Provinsi Aceh berkurang dari 483.691 jiwa menjadi 473.273 jiwa per pagi hari ini.Baca juga: Pascabanjir, Warga Bener Meriah Jalan Kaki Berjam-jam Pikul Sembako dan Bawa Tabung GasTotal, sampai dengan Selasa pagi ini, jumlah korban jiwa di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat adalah 1.106 jiwa.Kemudian, korban yang masih belum ditemukan berkurang menjadi 175 orang dan warga yang mengungsi masih mencapai 502.570 jiwa.Demikian informasi update data korban akibat banjir dan longsor di Provinsi Aceh per Selasa pagi.Baca juga: Update Korban Banjir Sumatera 23 Desember: Meninggal 1.106 Jiwa, Hilang 175 Orang


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengatakan sejak IASC beroperasi pada 22 November 2024 hingga 11 November 2025, lembaga itu telah menerima 343.402 laporan penipuan. Laporan tersebut menunjuk 563.558 rekening yang terkait aktivitas penipuan, di mana 106.222 rekening telah diblokir.Dari keseluruhan laporan, total kerugian yang dilaporkan korban mencapai Rp 7,8 triliun, sementara upaya pemblokiran dana berhasil menahan Rp 386,5 miliar.“Sejak awal beroperasi di tanggal 22 November 2024 sampai dengan 11 November 2025, IASC telah menerima 343.402 laporan penipuan. Total rekening terkait penipuan yang dilaporkan ke IASC sebanyak 563.558 rekening dengan 106.222 rekening telah dilakukan pemblokiran,” ujar Hudiyanto lewat keterangan pers, Sabtu .Baca juga: Penipuan AI Deepfake Kian Marak, Keamanan Identitas Digital Diuji“Adapun total kerugian dana yang dilaporkan oleh korban penipuan sebesar Rp 7,8 triliun dengan dana yang telah berhasil diblokir sebesar Rp 386,5 miliar,” paparnya. Menurut Hudiyanto, angka-angka itu memperlihatkan sejauh mana pelaku memanfaatkan platform digital untuk menjerat korban, mulai dari pinjaman online alias pinjol ilegal hingga tawaran investasi palsu, sehinggga penindakan masif diperlukan untuk melindungi konsumen.Sebagai bagian dari penindakan, Satgas PASTI kembali memblokir 776 aktivitas dan entitas keuangan ilegal, yang terdiri atas 611 entitas pinjaman online ilegal, 96 penawaran pinjaman pribadi (pinpri), dan 69 tawaran investasi ilegal.

| 2026-01-14 07:54