Rumah untuk Korban Banjir Sumatera Dibangun di Luar Zona Bencana

2026-01-12 07:39:57
Rumah untuk Korban Banjir Sumatera Dibangun di Luar Zona Bencana
JAKARTA, - Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menuturkan rumah-rumah untuk korban banjir Sumatera akan didirikan di luar zona rawan bencana."Pertama, status lahan yang jelas (clean and clear) dan berada di luar zona rawan bencana guna menghindari risiko di masa depan," kata Abdul Muhari saat konferensi pers secara virtual, Senin .Baca juga: Pemerintah Mulai Bangun 2.603 Hunian Tetap untuk Korban Banjir SumateraPemerintah mulai mempercepat pembangunan hunian sementara (Huntara) dan hunian tetap (Huntap) bagi korban banjir Sumatera."Memasuki fase akhir tanggap darurat, pemerintah mulai mempercepat pembangunan hunian sementara (Huntara) dan hunian tetap (Huntap) sesuai arahan Bapak Presiden (Prabowo Subianto)," kata Muhari.Baca juga: Bupati Aceh Utara Minta Data Kerusakan Banjir dan Percepat Pembangunan HuntaraUntuk di Aceh, progres pembangunan sudah berjalan di lima kabupaten/kota dan di Sumatera Utara sebanyak tiga kabupaten/kota, dengan dua di antaranya sudah melakukan peletakan batu pertama.Kemudian, pembangunan di enam kabupaten/kota di Sumatera Barat yang saat ini seluruhnya sudah dalam tahap pematangan lahan."Pemerintah berkomitmen untuk terus mendampingi seluruh kabupaten/kota agar proses transisi dari darurat menuju pemulihan dini dapat selesai pada akhir Desember ini," ucapnya.Harapannya, kata Abdul, warga terdampak sudah bisa pindah ke hunian sementara jelang bulan Ramadhan 2026."Proses pembersihan lahan juga telah tuntas dan roda ekonomi masyarakat dapat mulai kembali bergulir," jelasnya.Untuk diketahui, total dukungan logistik nasional yang telah diberangkatkan dari Halim mencapai 1.297 ton, dengan 1.252 ton di antaranya sudah terdistribusi dan menyisakan sekitar 40 ton sebagai stok penyangga.Di Sumatera Utara dan Sumatera Barat, distribusi melalui jalur darat sudah berfungsi optimal sehingga pengiriman bantuan menjadi lebih efektif.Baca juga: BNPB Percepat Pembangunan Huntara untuk Korban Bencana Aceh, Sumut, dan SumbarSedangkan untuk wilayah Aceh, distribusi dilakukan secara berjenjang menggunakan helikopter dan pesawat kargo dari pangkalan udara, menjatuhkan bantuan ke posko kabupaten/kota.Bagi warga di daerah terpencil seperti Aceh Tengah dan Bener Meriah yang akses daratnya masih sulit, personel TNI dan Polri mengirimkan koordinat titik pengungsian setiap hari agar bantuan dapat dijatuhkan langsung melalui jalur udara secara rutin.


(prf/ega)