Petani Bawang di Brebes Panen Dini Akibat Banjir, Harga Jual Langsung Anjlok

2026-01-15 20:47:54
Petani Bawang di Brebes Panen Dini Akibat Banjir, Harga Jual Langsung Anjlok
BREBES, - Sejumlah petani bawang merah di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terpaksa melakukan panen dini lantaran lahan pertanian mereka terendam banjir, Rabu .Hujan deras yang terjadi sejak Selasa sore hingga malam menyebabkan lahan bawang di sejumlah wilayah, seperti Kecamatan Wanasari dan Larangan, terendam air.Petani bawang asal Desa Sidamulya, Kecamatan Wanasari, Satori (40) mengatakan dirinya terpaksa memanen lebih awal untuk mencegah kerugian yang lebih besar."Rencana memang dipanen pada lima hari ke depan. Karena musibah ini terpaksa panen sekarang, karena kalau nunggu besok juga bawang pasti busuk," kata Satori, Rabu.Baca juga: Irigasi Mengering, Petani Bawang di Brebes Gunakan Air ComberanSatori mengaku harus mempekerjakan tambahan pekerja agar panen bisa dilakukan secepat mungkin."Harus cepat. Kalau busuk parah malah tidak laku dijual," ujarnya.Ia menuturkan, akibat banjir ini harga bawang merah turun drastis. Saat kondisi normal, harga di pasaran mencapai sekitar Rp 25.000 per kilogram.Namun karena terendam banjir, bawangnya hanya ditawar Rp 15.000 per kilogram."Kalau terkena banjir hanya ditawar Rp 15.000 per kilogram. Tapi terpaksa, daripada tidak dapat uang mending jual murah," pungkas Satori.Ketua Asosiasi Bawang Merah Indonesia (ABMI), Dian Alex, menyebut luasan lahan yang terdampak banjir di Kecamatan Wanasari mencapai sekitar 100 hektar.Jumlah itu tersebar di Desa Siasem, Dukuhwringin, Sidamulya, Sisalam, Jagalempeni, dan Glonggong."Paling banyak di Kecamatan Wanasari, tersebar di banyak desa. Untuk luasannya mencapai 100 hektar," ungkap Alex.Baca juga: Bertemu Petani Bawang Brebes, Gibran Janji Evaluasi Penyaluran Pupuk SubsidiSelain di Wanasari, lahan bawang merah yang terendam juga berada di Kecamatan Larangan dengan luas sekitar 60 hektar, di antaranya di Desa Rengaspendawa dan beberapa desa lain.Menurut Alex, sebagian besar tanaman yang terendam sudah hampir memasuki masa panen dengan usia antara 45 hingga 50 hari."Untuk menghindari kerugian lebih besar karena busuk, petani terpaksa memanen lebih awal dan dijual dengan harga murah," kata Alex.Ia menambahkan, bawang yang terendam banjir akan cepat membusuk dalam beberapa hari setelah dicabut, sehingga harus segera dijual. Akibat kejadian ini, kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah."Meski bisa dijual tetap rugi, karena harga jatuh. Solusinya segera dicabut atau dipanen hari ini juga, terus jual cepat. Kalau cerita rugi ya pasti, tapi mending tidak hilang semua," pungkas Alex.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

33. Bagaimana pola pengembangan paragraf ke-1, ke-2, dan ke-3 pada teks tersebutTentukan Benar (T) atau Salah (S) untuk setiap pernyataan berikut!34. Percakapan:Dini: Teks tersebut sangat menarik dan bisa menambah wawasan kita, terutama jika kita berencana untuk mengembangkan suatu bisnis kecil.Rio: Iya, pilihan katanya juga sangat mudah dimengerti sehingga orang yang awam terhadap istilah di bidang ekonomi juga mudah memahami isi informasi yang disajikan.Sena: Aku sependapat dengan kalian berdua, tetapi rasanya teks tersebut akan lebih baik jika disertai data pertumbuhan UKM dalam kurun waktu lima tahun terakhir atau pendapat ahli di bidang ekonomi.Berdasarkan percakapan tersebut, mengapa pendapat Sena sangat baik dalam menilai keakuratan informasi yang disajikan?Tentukan Setuju atau Tidak Setuju untuk setiap alasan berdasarkan isi teks!Baca juga: 30 Soal PTS PAI Kelas 3 Semester 1 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawaban STS Pendidikan Agama IslamTeks untuk soal nomor 35-37!Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus hoyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau. Tak satupun barang tertinggal di rumah lama. Begitu juga dengan sahabatku, loami harus berpisahBertemu dengannya setelah sekian lama, mengingatkan kembali pada pengalaman kami dahulu. Pengalaman yang menjadikan dia, walau tidak setiap waktu, selalu lekat di ingatan saya. Tentu dia mengingatnya pula, bahkan saya yakin rasa yang dildapnya lebih besar efeknya. Karena sebagai seorang sahabat, dia jelas jauh lebih tulus dan setia daripada saya. Tak terasa mata saya mulai berkaca-kacaSaat malam itu saya berada di sini, memperhatikannya belajar. Selesai belajar, dia menyuruh saya pulang karena hendak pergi mencari jangkrik. Saya langsung menyatakan ingin ikut, tapi dia keberatan. Ayah dan ibunya pun melarang. Saya sering mendengar cerita mengasyikan anak-anak beramai-ramai berangkat ke sawah selepas iaya untuk mencari jangkrik. Sayang, Ayah tidak pernah membolehkan saya. Tapi malam itu saya nekat dan sahabat saya itu akhirnya tidak kuasa menolak. Tidak ganti baju? tanya saya heran begitu dia langsung memimpin untuk berangkat. Itu hari Jumat, Seragam coklat Pramuka yang dikenakannya sejak pagi masih akan terpakai untuk bersekolah sehari lagi. Dia memang tidak memiliki banyak pakaian hingga seragam sekolah biasa dipakai kapan saja. Tapi memakainya untuk pergi ke sawah mencari jangkrik, rasапуа sangat tidak elokSaya mengambil alih obor dari tangannya. Rasanya belum terlalu lama kami berada di sana dan bumbung baru terisi beberapa ekor jangkrik ketika tiba-tiba angin berubah perangai. Kaget, pantat obor itu justru saya angkat tinggi-tinggi sehingga minyak mendorong sumbunya terlepas. Api dengan cepat berpindah membakar punggung saya! Terdengar teriakannya sembari melepaskan seragam coldatnya untuk dipakai menyabet punggung saya. Baju yang saya kenakan habis sepertiganya. Sahabat saya itu tanggap melingkupi tubuh saya dengan seragam coklatnya melihat saya mulai menangis dan menggigil antara kesakitan dan kedinginan Sadar saya membutuhkan pertolongan secepatnya, dia menggendong saya lalu berlari sembari membujuk-bujuk saya untuk tetap tenang. Napasnya memburu kelelahan, tapi rasa tanggung jawab yang besar seperti memberinya kekuatan berlipat untuk tetap bersama saya. (Kutipan Cerpen Seragam karya Aris Kurniawan Basuki dengan penyestialan)35. Kalimat:“Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus boyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau.”Penggunaan kata boyongan memperjelas peristiwa yang dialami tokoh “saya”, yaitu …Baca juga: 50 Soal UKPPPG 2025 Guru SD dan Kunci Jawaban Uji Kompetensi PPG sebagai Bahan Latihan36. Peristiwa apa yang mungkin akan terjadi kepada sahabatnya jika tokoh saya tidak ikut mencari jangkrik malam itu? Tentukan Tepat atau Tidak Tepat untuk setiap pertanyaan berikut!37. Kalimat mana saja dari dalam kutipan cerpen tersebut yang membuktikan karakter sahabat tokoh saya merupakan seorang yang setia kawan?Pilihlah jawaban yang benar!  Jawaban benar lebih dari satu. 

| 2026-01-15 19:20