Antisipasi Macet Nataru, Dedi Mulyadi Usul Angkot Bandung Diliburkan

2026-01-17 03:24:52
Antisipasi Macet Nataru, Dedi Mulyadi Usul Angkot Bandung Diliburkan
BANDUNG, - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meminta Pemerintah Kota Bandung mengantisipasi potensi kemacetan selama libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.Salah satu caranya adalah dengan mempertimbangkan meliburkan operasional angkutan kota (angkot)."Mungkin nanti angkutan kota Bandung bisa libur dulu, mudah-mudahan anggaran Pak Wali cukup," ujarnya kepada awak media di Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, Minggu siang.Baca juga: Relokasi 207 Warga Eretan Indramayu, Dedi Mulyadi Siapkan Rp 10 Juta Per OrangMantan Bupati Purwakarta itu menilai lonjakan wisatawan berpotensi meningkatkan kemacetan di Kota Bandung.Terlebih lagi, volume kendaraan pribadi dipastikan bertambah saat musim liburan."Ya, kemacetan Kota Bandung, ya kalau diserbu wisatawan pasti jumlah mobil banyak. Pasti ada antrean," kata Dedi.Ia menekankan, penanganan kemacetan membutuhkan kesiapan petugas di lapangan.Dedi menyebut ada dua persoalan utama yang kerap memicu kemacetan, yaitu parkir sembarangan dan kendaraan mogok."Dua hal ini harus menjadi pantauan," tuturnya.Baca juga: Banjir Menahun Dayeuhkolot-Bojongsoang, Dedi Mulyadi-Dadang Dorong Relokasi PermanenDedi kemudian mencontohkan kebijakan pengaturan lalu lintas di kawasan Puncak, Jawa Barat, saat libur panjang.Di kawasan tersebut, angkutan umum diliburkan sementara dengan skema kompensasi dari pemerintah."Kalau kita di Puncak, kan ada kebijakan selama empat hari seluruh angkutan umum di wilayah Puncak dikasih kompensasi, mereka libur dulu," tutur Dedi.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-17 01:23