Alarm Akhir 2025: Satu dari Tujuh Anak Muda Pengangguran

2026-01-15 13:08:27
Alarm Akhir 2025: Satu dari Tujuh Anak Muda Pengangguran
TINGKAT Pengangguran Terbuka (TPT) nasional yang dirilis BPS per Agustus 2025, memberikan angka menyejukkan, "hanya" 4,85 persen. Capaian yang sering dijadikan bahan bakar optimisme di kancah makroekonomi.Namun, di balik angka sehat itu, tersembunyi alarm bagi dunia pendidikan, khususnya pendidikan tinggi.Bank Dunia, dalam laporan terbarunya tentang Asia Timur dan Pasifik (EAP) Oktober 2025, membunyikan sirene krisis yang spesifik. Satu dari tujuh orang muda di Indonesia dan China tidak memiliki pekerjaan.Data BPS mengonfirmasi temuan ini. TPT untuk kelompok usia 15–24 tahun, per Agustus 2025 melonjak ke angka tertinggi: 16,89 persen.Ini menjadi paradoks yang saat ini nyata kita hadapi. Secara makro, pemerintah dan para ekonom mengumumkan keberhasilan menekan pengangguran dan menjaga pertumbuhan positif.Namun, di akar rumput, terutama di platform media sosial, kita dibanjiri keluhan generasi muda tentang sulitnya mendapatkan pekerjaan, betapa berbelitnya proses rekrutmen, hingga minimnya upah yang ditawarkan.Banyak lulusan S1 "terpaksa" menerima pekerjaan dengan kerjaan dan gaji di luar standar lulusan.Inilah alasan utama mengapa optimisme angka pertumbuhan terasa hambar di telinga masyarakat karena distribusi pekerjaan tercipta tidak merata dan tidak berkualitas.Baca juga: Kabur Aja Dulu, Indonesia Gelap, dan Kegelisahan Gen Z KitaKrisis ini jauh melampaui statistik total 4,85 persen. Ini adalah krisis struktural yang mengancam. Jika tidak segera ditangani dengan baik, maka dapat mengubah bonus demografi menjadi bencana demografi.Mengapa generasi muda, kelompok usia paling produktif dan terdidik, justru menjadi korban utama pasar kerja?DOK. BPS Tangkapan layar angka pengangguran terbuka BPS 2025.Bank Dunia menunjuk langsung pada dua hal faktor penyebab utama: stagnasi sektor manufaktur dan rendahnya daya serap perusahaan.Selama tiga puluh tahun, pangsa tenaga kerja di sektor manufaktur di Indonesia hampir tidak bergerak. Padahal manufaktur adalah mesin historis yang menciptakan pekerjaan formal dan berkontribusi signifikan pada peningkatan produktivitas.Kegagalan ini diperburuk rendahnya respons perusahaan dalam menyerap tenaga kerja.Laporan tersebut mencatat bahwa meskipun produktivitas perusahaan di Indonesia meningkat dua kali lipat, penciptaan lapangan kerja hanya tumbuh sekitar 3 hingga 8 persen.Artinya, perusahaan bisa tumbuh dan menjadi lebih efisien tanpa harus memperkerjakan lebih banyak orang, atau bahkan tanpa menawarkan pekerjaan dengan kualitas upah yang layak.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-15 10:51