Hong Kong Jadi Negara Tujuan Utama Pekerja Migran Asal Ponorogo, Ada 1.391 Orang

2026-01-12 12:02:53
Hong Kong Jadi Negara Tujuan Utama Pekerja Migran Asal Ponorogo, Ada 1.391 Orang
MAGETAN, – Data Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Ponorogo, Jawa Timur, mencatat bahwa kaum perempuan di Ponorogo mendominasi Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Hong Kong.Kepala Bidang Pemberdayaan Tenaga Kerja Disnaker Ponorogo, Muhrodhi, mengatakan bahwa sepanjang Januari hingga Oktober 2025, terdapat 1.391 pekerja migran asal Ponorogo yang bekerja di Hong Kong.Dari jumlah 1.391 orang, sebanyak 1.388 orang merupakan perempuan."Dari jumlah tersebut hanya tiga orang laki-laki yang jadi pekerja migran Indonesia,” ujar Muhrodhi melalui pesan singkat, Selasa .Baca juga: Pergi Jauh ke Hong Kong Jadi Pekerja Migran, Cerita Tunjinah Berjuang demi Masa Depan AnakNamun, menurut Muhrodhi, jumlah pekerja migran dari Ponorogo menurun pada 2025 dibandingkan dengan tahun sebelumnya.Dia mengatakan, pada 2024, jumlah pekerja migran asal Ponorogo tujuan Hong Kong tercatat 1.767 orang. Dengan rincian, delapan orang laki-laki dan sisanya perempuan.Muhrodhi menjelaskan bahwa tingginya minat warga Ponorogo bekerja di Hong Kong dipengaruhi beberapa faktor. Salah satunya adalah besaran gaji yang relatif tinggi dibandingkan negara tujuan lainnya."Hong Kong menjadi pilihan utama para pekerja migran karena beasran gajinya lebih tinggi,” katanya.Baca juga: Dina Martiana Meninggal Ketika Melindungi Majikan Saat Kebakaran Apartemen di Hong KongHingga bulan Oktober 2025, Disnaker Ponorogo mencatat 3.409 orang pekerja migran yang bekerja di luar negeri.Jumlah tersebut, menurut Muhrodhi, mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024 sebanyak 4.147 oranng yang bekerja di luar negeri."Jumlah pekerja migran Ponorogo yang bekerja ke luar negeri pada tahun 2024 mencapai 4.147 orang dengan berbagai negara tujuan. Namun, jumlah tahun ini masih kemungkinan bertambah,” ujarnya.Kabupaten Ponorogo menjadi salah satu kabupaten yang memiliki pekerja migran Indonesia paling banyak di Jawa Timur.Baca juga: Pekerja Migran Indonesia Tewas dan Luka-luka dalam Tragedi Kebakaran Apartemen di Hongkong, Menteri PPMI: Kami Dampingi Sampai Tuntas


(prf/ega)