KKP Selamatkan Kapal Nelayan Rembang yang Hampir Tenggelam di Laut Jawa

2026-01-12 11:32:01
KKP Selamatkan Kapal Nelayan Rembang yang Hampir Tenggelam di Laut Jawa
REMBANG, - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyelamatkan kapal nelayan asal Rembang, Jawa Tengah, yang dilaporkan hampir tenggelam di perairan Laut Jawa, Selasa .Kapal tersebut adalah KM Berkah Rizqi (85 GT) hampir tenggelam digulung ombak tinggi. Air laut sudah memenuhi lambung kapal.Informasi darurat pertama kali diterima oleh Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Pung Nugroho Saksono (Ipunk).Baca juga: Seminggu Nihil, BPBD Situbondo Hentikan Pencarian Nelayan Hilang di Selat MaduraIa kemudian melakukan komunikasi video dengan nakhoda kapal, Suyadi, untuk memastikan kondisi kapal yang sedang beroperasi di perairan Laut Jawa bagian selatan Pulau Kalimantan.“Dalam situasi seperti ini, penanganan cepat kami lakukan dengan menghubungi kapal nelayan terdekat, kemudian memerintahkan kapal pengawas di sekitar lokasi menuju ke lokasi memberikan pertolongan,” ungkap Ipunk.Posisi KM Berkah Rizqi terdeteksi melalui Vessel Monitoring System (VMS), yaitu sistem pemantauan kapal berbasis satelit yang digunakan KKP untuk melacak posisi kapal perikanan.Melalui VMS, pusat kendali dapat mengetahui lokasi terakhir kapal, arah pergerakan, dan kecepatan, sehingga mempermudah melakukan pencarian dan pengiriman bantuan saat kondisi darurat.Posisi kapal diketahui berada di sekitar Pulau Karamaian.Baca juga: Tangkal Illegal Fishing, KKP: Kapal Penangkap Tuna Wajib Pakai VMSSelain menggerakkan kapal pengawas terdekat, tim Pusat Pengendalian (Pusdal) KKP juga menghubungi KM Kurnia Tawakal (80 GT), kapal nelayan terdekat, untuk memberi bantuan awal.“Inilah manfaat nyata VMS. Dengan adanya VMS di kapal nelayan maka akan mempermudah kami melakukan pertolongan cepat kepada nelayan dalam kondisi darurat di laut,” jelas Ipunk.Tindakan cepat ini sejalan dengan arahan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono yang menekankan pentingnya penggunaan VMS, bukan hanya untuk pemantauan aktivitas kapal perikanan tetapi juga keselamatan awak ketika menghadapi kendala di laut.“Ketika kapal mengalami kerusakan, bahkan hampir tenggelam, kami dapat dengan cepat melakukan pencarian dan bantuan melalui VMS. Untuk itu, kami ingatkan kembali kepada para nelayan untuk memasang VMS,” sambungnya.


(prf/ega)