Tol Arah Jakarta Padat di Sejumlah Titik Pagi Ini

2026-01-15 12:51:56
Tol Arah Jakarta Padat di Sejumlah Titik Pagi Ini
Lalu lintas di sejumlah ruas tol arah Jakarta pagi ini mengalami kepadatan. Kepadatan tersebut akibat tingginya volume kendaraan, salah satunya di Tol Jagorawi."Tol Jagorawi TMII KM 06 - Kali Cipinang KM 03 padat, kepadatan volume lalin di lajur keluar UKI / Kodam. Cililitan KM 02 - Cawang KM 00 padat, kepadatan volume lalin arah Tebet," kata Jasa Marga melalui akun X resminya, Senin (24/11/2025).Petugas telah memberlakukan contraflow di Cipayung KM 08+800 - Cimanggis KM 17+200. Lajur Contraflow diterapkan dari arah Cimanggis di lajur 4/kanan.Sementara itu kepadatan lalin juga terjadi di Tol JORR W2U tepatnya di Ulujami - Ciledug. Kepadatan tersebut akibat tingginya volume lalin.Lebih lanjut, lalu lintas di Tol Japek arah Jakarta juga mengalami kepadatan di sejumlah titik pagi ini. Kepadatan tersebut akibat tingginya volume lalin."Tol Japek Cikarang Barat KM 29 - KM 28+100 arah Jakarta padat, ada pekerjaan perbaikan jalan (Rekonstruksi Rigid) di lajur 1-2/kiri-tengah. Jatiwaringin KM 03 - Cawang KM 00 padat, kepadatan volume lalin arah Tebet," katanya.Sementara itu lalin di Tol Janger juga mengalami kepadatan di sejumlah titik pagi ini. Kepadatan tersebut akibat tingginya volume kendaraan, salah satunya di Tangerang arah Kunciran."Tol Janger Tangerang - Kunciran padat, kepadatan volume lalin. Karang Tengah - Kembangan padat, kepadatan volume lalin. Meruya - Kebon Jeruk padat, kepadatan volume lalin," kata Jasa Marga.Tonton juga video "Sopir Sedan Audi Penerobos Gerbang Tol Ampera Diduga Depresi"[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengatakan sejak IASC beroperasi pada 22 November 2024 hingga 11 November 2025, lembaga itu telah menerima 343.402 laporan penipuan. Laporan tersebut menunjuk 563.558 rekening yang terkait aktivitas penipuan, di mana 106.222 rekening telah diblokir.Dari keseluruhan laporan, total kerugian yang dilaporkan korban mencapai Rp 7,8 triliun, sementara upaya pemblokiran dana berhasil menahan Rp 386,5 miliar.“Sejak awal beroperasi di tanggal 22 November 2024 sampai dengan 11 November 2025, IASC telah menerima 343.402 laporan penipuan. Total rekening terkait penipuan yang dilaporkan ke IASC sebanyak 563.558 rekening dengan 106.222 rekening telah dilakukan pemblokiran,” ujar Hudiyanto lewat keterangan pers, Sabtu .Baca juga: Penipuan AI Deepfake Kian Marak, Keamanan Identitas Digital Diuji“Adapun total kerugian dana yang dilaporkan oleh korban penipuan sebesar Rp 7,8 triliun dengan dana yang telah berhasil diblokir sebesar Rp 386,5 miliar,” paparnya. Menurut Hudiyanto, angka-angka itu memperlihatkan sejauh mana pelaku memanfaatkan platform digital untuk menjerat korban, mulai dari pinjaman online alias pinjol ilegal hingga tawaran investasi palsu, sehinggga penindakan masif diperlukan untuk melindungi konsumen.Sebagai bagian dari penindakan, Satgas PASTI kembali memblokir 776 aktivitas dan entitas keuangan ilegal, yang terdiri atas 611 entitas pinjaman online ilegal, 96 penawaran pinjaman pribadi (pinpri), dan 69 tawaran investasi ilegal.

| 2026-01-15 12:40