YOGYAKARTA, - Putusnya jalan penghubung antar kampung di Padukuhan Kedungmiri, Kalurahan Sriharjo, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, sejak Jumat lalu membuat warga harus bersusah payah melakukan aktivitasnya.Pantauan Kompas.com pada Senin siang, sejumlah warga tampak harus berjalan kaki melewati ladang yang berlumpur.Warga Padukuhan Wunut harus memarkirkan kendaraannya di seberang jalan.Dengan hati-hati, mereka berjalan menyusuri pematang sawah, sementara di sampingnya jalan yang amblas.Baca juga: Ke Penyidik, AKBP Basuki Akui Punya Hubungan dengan Dosen Perempuan yang Tewas di Kostel SemarangTerdengar suara air Sungai Oya karena semalam hujan deras di wilayah itu.Seorang perempuan bernama Rohmi, warga Wunung, berjalan dari rumah saudaranya di sekitar Padukuhan Kedungmiri, menggandeng anaknya yang masih duduk di bangku TK.Meski hari ini terik matahari cukup menyengat kulit, seolah tidak dirasakan keduanya.Rohmi tidak bisa menggunakan sepeda motornya sejak amblasnya jalan di Padukuhan Kedungmiri."Ya harus jalan kaki sekitar 1 km dari rumah. Sepeda motor dititipkan di sana (Kedungmiri) kalau pagi diantar, diambil, lalu kembali ke rumah jalan kaki," kata Rohmi yang ditemui di sekitar jalan amblas, Senin."Kalau memutar, jauh banget, mending begini saja," ucap dia.Setelah berbincang, Rohmi lalu menggendong putranya dan berjalan pelan menyusuri pematang ladang yang berlumpur.Tangan kirinya memegangi tubuh anaknya, sementara tangan kanannya menenteng tas plastik.Dirinya harus berjalan pelan untuk menjaga keseimbangan. Sebab, jika terpeleset, akan berbahaya bagi keduanya.Rohmi berpapasan dengan tetangganya, pasangan suami istri lansia, Sukirno, yang akan menengok saudaranya pulang dari rumah sakit.Istri Sukirno tampak menggunakan tongkat kayu untuk membantu berjalan melewati lahan berlumpur.
(prf/ega)
Cerita Rohmi Gendong Anaknya Melewati Jalan Ambles di Bantul
2026-01-12 12:36:45
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 11:56
| 2026-01-12 11:19
| 2026-01-12 11:18
| 2026-01-12 10:40
| 2026-01-12 10:20










































