China Larang Cip Asing di Pusat Data Baru, Nvidia Terancam Tersingkir

2026-02-04 02:15:51
China Larang Cip Asing di Pusat Data Baru, Nvidia Terancam Tersingkir
– Pemerintah China memperketat aturan untuk proyek pusat data baru yang menerima dana negara.Semua proyek kini diwajibkan memakai cip kecerdasan buatan (AI) buatan dalam negeri.Langkah ini menegaskan dorongan Beijing untuk mengurangi ketergantungan pada teknologi asing dan memperkuat kemandirian industri cip nasional.Dua sumber Reuters menyebut, otoritas China dalam beberapa pekan terakhir meminta proyek pusat data yang progresnya masih di bawah 30 persen segera mencopot seluruh cip asing yang sudah terpasang atau membatalkan rencana pembeliannya.Untuk proyek yang sudah lebih maju, penentuannya akan dilakukan secara kasus per kasus.Baca juga: Starbucks Lepas 60 Persen Saham di China, Boyu Capital Ambil Alih OperasionalKebijakan ini menjadi langkah paling tegas China dalam mendorong “de-Amerikanisasi” teknologi di sektor strategis, di tengah meningkatnya persaingan kecerdasan buatan dan ketegangan dagang dengan Amerika Serikat.Akses China terhadap cip AI canggih, terutama buatan Nvidia, telah lama menjadi sumber gesekan.Pemerintah Amerika menilai cip tersebut berisiko digunakan untuk memperkuat kemampuan militer China.Presiden AS Donald Trump mengatakan dalam wawancara yang disiarkan Minggu lalu, Washington akan “membiarkan mereka berurusan dengan Nvidia, tetapi tidak untuk chip paling canggih.”Kebijakan baru ini memperkecil peluang Nvidia memperluas pasar di China. Sebaliknya, produsen lokal seperti Huawei berpotensi memperoleh keuntungan besar.Baca juga: Emas Jatuh di Bawah 4.000 Dolar Setelah China Cabut Insentif Pajak untuk PengecerBelum ada kejelasan apakah aturan ini berlaku nasional atau terbatas di provinsi tertentu.Sumber Reuters menolak menyebut lembaga pemerintah mana yang mengeluarkan instruksi karena isu ini sensitif.Selain Nvidia, produsen cip asing lain seperti Advanced Micro Devices (AMD) dan Intel juga terdampak.Hingga kini, Administrasi Dunia Maya China dan Komisi Pembangunan serta Reformasi Nasional belum memberi tanggapan, begitu pula Nvidia dan AMD.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-02-04 01:32