Ahmad Ali Bicara Peluang Kaesang Jadi RI 1, Ajak Kader PSI Pasang Foto Ketum di Baliho

2026-01-14 16:16:58
Ahmad Ali Bicara Peluang Kaesang Jadi RI 1, Ajak Kader PSI Pasang Foto Ketum di Baliho
JAKARTA, - Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali menilai Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep memiliki peluang untuk menjadi presiden di masa mendatang.Oleh karena itu, ia mendorong para kader PSI memasang foto Kaesang di berbagai baliho dalam setiap kegiatan partai."Nanti kalau saya lihat Ketum keliling, begitu masuk perbatasan, bandara, semua gambar Ketum, siapa tahu Ketum kita ini 10 tahun yang akan datang jadi Presiden kita. Siapa tahu," ujar Ali dalam Rakorwil PSI Se-Sultra di Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat .Baca juga: PSI Targetkan Menang di Sultra pada Pemilu 2029, Berapa Suara Mereka di 2024?Pernyataan mantan Wakil Ketua Umum Partai Nasdem tersebut langsung disambut seruan “aamiin” dari para peserta rapat.Ali menambahkan, putra bungsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) itu saat ini mungkin belum memiliki minat untuk maju sebagai calon presiden.Namun, ia menjelaskan bahwa arah perjalanan seseorang pada akhirnya bergantung pada kehendak Tuhan."Manusia boleh berencana, Allah yang menentukan. Hari ini belum tentu mau, dipaksa juga dia tidak mau. Tapi kalau takdir Allah yang menentukan, siapa yang mau tolak?" kata Ali.Baca juga: Keliling Indonesia, Kaesang: Saya dan Ahmad Ali Pengangguran, Konsolidasi PSI Bisa Lebih CepatAtas dasar itu, Ali meminta seluruh kader PSI aktif memperkenalkan Kaesang kepada publik sejak sekarang."Jadi sebelum itu, kita sudah harus memperkenalkan kepada masyarakat," ujar Ali./ADHYASTA DIRGANTARA Ketua Harian PSI Ahmad Ali saat ditemui di Rakorwil PSI Se-Sultra di Kendari, Sultra, Jumat . Dalam forum yang sama, Kaesang menargetkan partainya menjadi pemenang pemilihan umum (Pemilu) 2029 di Sulawesi Tenggara (Sultra).PSI, kata Kaesang, tak ingin hanya berada di posisi kedua, ketiga, maupun keempat di Sultra pada kontestasi mendatang."Saya minta tolong sekali lagi, PSI, terkhusus di Sultra, saya enggak mau jadi nomor 2, nomor 3, nomor 4, nomor 5. Saya cuma pengen jadi juara nomor 1. Tanggung jawab ya, Ketua," ujar Kaesang saat memberi arahan.Baca juga: PSI Tinggalkan Sapaan Bro dan Sis, Ingin Lebih Dekat dengan RakyatDemi meningkatkan elektabilitas PSI, Kaesang memerintahkan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI untuk bekerja keras.Kendati demikian, putra bungsu Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) yakin PSI dapat mewujudkan target tersebut di Sultra."Di 2029 nanti kita ulangi lagi menjadi pemenang di Sulawesi Tenggara," ujar Kaesang.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-01-14 13:58