Polisi Sebut Gedung Terra Drone yang Terbakar Bukan Pabrik, Melainkan Fasilitas Servis Drone

2026-01-12 05:12:18
Polisi Sebut Gedung Terra Drone yang Terbakar Bukan Pabrik, Melainkan Fasilitas Servis Drone
- Fakta baru terungkap dalam penyelidikan kebakaran Gedung Terra Drone di kawasan Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, yang menewaskan 22 orang pada Selasa .Gedung tersebut ternyata berfungsi sebagai tempat servis drone sekaligus kantor operasional perusahaan.Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Saputra menjelaskan bahwa gedung yang terbakar merupakan fasilitas servis drone milik Terra Drone, perusahaan teknologi asal Jepang.“Benar (yang terbakar perusahaan drone). (Di gedung itu) enggak produksi, tapi perbaikan dan kantor,” ujar Roby saat dikonfirmasi, Rabu .“Bisa (servis drone). Servisnya memang di sana,” lanjut dia.Baca juga: Kebakaran Terra Drone Berujung Maut, Mendagri: Jangan Sampai Terulang Lagi!Kebakaran dilaporkan ke petugas pemadam pada pukul 12.43 WIB. Dalam insiden tersebut, 22 orang meninggal dunia, terdiri atas 15 perempuan dan 7 laki-laki.Seluruh korban diduga berada di dalam ruang kerja saat api membesar dan menyebar cepat di dalam gedung.Penyidik Polres Metro Jakarta Pusat hingga kini telah memeriksa delapan saksi, terdiri dari pihak manajemen dan warga sekitar.Pemilik gedung dan pimpinan perusahaan Terra Drone Indonesia belum diperiksa.“Jumlah saksi delapan yang sudah diperiksa, masih manajemen sama lingkungan sekitar,” kata Roby.Baca juga: Pramono: Masalah Gedung Terra Drone Tak Punya Fasilitas RescueRoby mengungkapkan identitas pimpinan perusahaan sudah diketahui. Namun, keberadaannya masih ditelusuri untuk keperluan pemeriksaan. Pihak kepolisian juga tengah memastikan status kewarganegaraan pemilik perusahaan.“Perusahaannya perusahaan Jepang. Kalau pemimpin perusahaan yang di situ bukan (orang Jepang),” ujar Roby.Polisi menyatakan pihak yang mengelola gedung adalah perusahaan asal Jepang, namun pejabat yang akan diperiksa diketahui bukan warga negara Jepang.Hingga kini, polisi belum memastikan apakah pemimpin perusahaan merupakan WNI atau WNA non-Jepang.Dikutip dari Tribunnews.com, Terra Drone merupakan perusahaan penyedia layanan drone atau pesawat tanpa awak yang berkantor pusat di Jepang.Baca juga: Kebakaran Terra Drone, Karyawan Kirim Video dan Voice Note sebelum Meninggal, 3 Jenazah Teridentifikasi


(prf/ega)

Berita Terpopuler