Nilai TKA SMA Rendah, Pimpinan Komisi X: Momentum Perbaikan Sistem Pendidikan

2026-01-13 05:47:50
Nilai TKA SMA Rendah, Pimpinan Komisi X: Momentum Perbaikan Sistem Pendidikan
JAKARTA, - Wakil Ketua Komisi X DPR Kurniasij Mufidayati mengajak pihak terkait untuk memperbaiki sistem pendidikan di Indonesia, menyusul laporan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 yang menunjukkan rendahnya nilai untuk mata pelajaran Matematika dan Bahasa Inggris.Menurutnya, rendahnya hasil TKA pada 2025 jangan menjadi ajang untuk saling menyalahkan, tetapi jadi bahan evaluasi yang membutuhkan respons bijak dan kolaboratif.Ia menekankan, hasil evaluasi ini adalah sinyal bahwa sistem pendidikan nasional mulai dari kurikulum, pelatihan guru, hingga fasilitas sekolah membutuhkan penyempurnaan yang lebih terarah."Kita tidak sedang mencari siapa yang salah, hasil TKA SMA ini adalah cermin bersama. Ini momentum bagi semua stakeholder untuk duduk bersama membenahi apa yang kurang. Semangatnya adalah perbaikan, bukan menyalahkan," ujar Kurniasih lewat keterangan tertulisnya, Selasa .Baca juga: Nilai TKA SMA Jeblok, Anggota DPR: Tingkatkan Kualitas Guru dan Konsistenkan KurikulumIa mendukung langkah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk konsisten terhadap tujuan TKA, yaitu sebagai tahap awal perbaikan mutu pembelajaran dan standarisasi mutu pendidikan di seluruh daerah.Kurniasih mengutip Kemendikdasmen, di mana TKA bertujuan menyediakan data yang objektif dan komprehensif sebagai landasan perbaikan kebijakan peningkatan mutu pendidikan di masa yang akan datang.TKA, kata Kurniasih, bukan untuk melabeli tingkat kecerdasan siswa dan turunnya mutu pendidikan nasional."Sebaiknya TKA tidak menjadi syarat kelulusan siswa dari Sekolah dan syarat melanjutkan pendidikan di tingkat selanjutnya," ujar Kurniasih.Baca juga: Nilai TKA Matematika-Bahasa Inggris Rendah, Anggota DPR Serukan Evaluasi Total"Kemendiktisaintek perlu pertimbangkan capaian TKA saat ini, tidak menjadi syarat pendaftaran ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) baik melalui jalur SNBP maupun SNBT atau jalur lainnya," sambungnya.Jelang TKA untuk SD dan SMP pada 2026, Kurniasih menyoroti pentingnya dukungan moril dan teknis secara konkret bagi para guru.Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga berpesan agar TKA tidak menjadi beban siswa, guru, maupun sekolah."Capaian TKA SMA, jangan membuat siswa stress dan putus harapan. Juga tidak untuk menurunkan semangat guru dalam keberhasilannya mendidik anak-anak. Guru kita di garda terdepan sudah bekerja keras. Tugas kita memberikan dukungan moril dan memfasilitasi mereka agar lebih bersemangat menyiapkan siswa menghadapi TKA," ujar Kurniasih.Baca juga: Rendahnya Nilai TKA: Kegagalan Sistemik Pendidikan IndonesiaDOK. PERKUMPULAN STRADA Ilustrasi siswa SMA dan SMK di bawah naungan Perkumpulan Strada.Kemendikdasmen mengungkap nilai rerata siswa SMA sederajat di TKA 2025. Hasilnya, nilai rerata paling tinggi mata pelajaran wajib adalah Antropologi yakni sebesar 70,43 dan paling rendah adalah mata pelajaran Bahasa Inggris Wajib 24,93.Kepala Badan Standar Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen, Toni Toharudin, menegaskan bahwa nilai-nilai tersebut tidak dimaknai sebagai peringkat atau penentu kelulusan, tetapi capaian untuk melihat kompetensi siswa.Kemudian, hasil tersebut bisa dijadikan evaluasi baik untuk siswa ataupun sekolah dan pemerintah daerah."Data ini saya kira akan menjadi bahan evaluasi kebijakan, kemudian penguatan pendampingan untuk seluruh satuan pendidikan, dan juga peningkatan kualitas pembelajaran ke depan," kata Toni di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Senin .Baca juga: 9 Provinsi dengan Nilai Matematika Tertinggi di TKA 2025Berikut daftar nilai rerata TKA SMA sederajat tahun 2025:Baca juga: Nilai TKA SMA 2025 Jeblok, Tanda Masalah Besar di Pendidikan Dasar


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

33. Bagaimana pola pengembangan paragraf ke-1, ke-2, dan ke-3 pada teks tersebutTentukan Benar (T) atau Salah (S) untuk setiap pernyataan berikut!34. Percakapan:Dini: Teks tersebut sangat menarik dan bisa menambah wawasan kita, terutama jika kita berencana untuk mengembangkan suatu bisnis kecil.Rio: Iya, pilihan katanya juga sangat mudah dimengerti sehingga orang yang awam terhadap istilah di bidang ekonomi juga mudah memahami isi informasi yang disajikan.Sena: Aku sependapat dengan kalian berdua, tetapi rasanya teks tersebut akan lebih baik jika disertai data pertumbuhan UKM dalam kurun waktu lima tahun terakhir atau pendapat ahli di bidang ekonomi.Berdasarkan percakapan tersebut, mengapa pendapat Sena sangat baik dalam menilai keakuratan informasi yang disajikan?Tentukan Setuju atau Tidak Setuju untuk setiap alasan berdasarkan isi teks!Baca juga: 30 Soal PTS PAI Kelas 3 Semester 1 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawaban STS Pendidikan Agama IslamTeks untuk soal nomor 35-37!Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus hoyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau. Tak satupun barang tertinggal di rumah lama. Begitu juga dengan sahabatku, loami harus berpisahBertemu dengannya setelah sekian lama, mengingatkan kembali pada pengalaman kami dahulu. Pengalaman yang menjadikan dia, walau tidak setiap waktu, selalu lekat di ingatan saya. Tentu dia mengingatnya pula, bahkan saya yakin rasa yang dildapnya lebih besar efeknya. Karena sebagai seorang sahabat, dia jelas jauh lebih tulus dan setia daripada saya. Tak terasa mata saya mulai berkaca-kacaSaat malam itu saya berada di sini, memperhatikannya belajar. Selesai belajar, dia menyuruh saya pulang karena hendak pergi mencari jangkrik. Saya langsung menyatakan ingin ikut, tapi dia keberatan. Ayah dan ibunya pun melarang. Saya sering mendengar cerita mengasyikan anak-anak beramai-ramai berangkat ke sawah selepas iaya untuk mencari jangkrik. Sayang, Ayah tidak pernah membolehkan saya. Tapi malam itu saya nekat dan sahabat saya itu akhirnya tidak kuasa menolak. Tidak ganti baju? tanya saya heran begitu dia langsung memimpin untuk berangkat. Itu hari Jumat, Seragam coklat Pramuka yang dikenakannya sejak pagi masih akan terpakai untuk bersekolah sehari lagi. Dia memang tidak memiliki banyak pakaian hingga seragam sekolah biasa dipakai kapan saja. Tapi memakainya untuk pergi ke sawah mencari jangkrik, rasапуа sangat tidak elokSaya mengambil alih obor dari tangannya. Rasanya belum terlalu lama kami berada di sana dan bumbung baru terisi beberapa ekor jangkrik ketika tiba-tiba angin berubah perangai. Kaget, pantat obor itu justru saya angkat tinggi-tinggi sehingga minyak mendorong sumbunya terlepas. Api dengan cepat berpindah membakar punggung saya! Terdengar teriakannya sembari melepaskan seragam coldatnya untuk dipakai menyabet punggung saya. Baju yang saya kenakan habis sepertiganya. Sahabat saya itu tanggap melingkupi tubuh saya dengan seragam coklatnya melihat saya mulai menangis dan menggigil antara kesakitan dan kedinginan Sadar saya membutuhkan pertolongan secepatnya, dia menggendong saya lalu berlari sembari membujuk-bujuk saya untuk tetap tenang. Napasnya memburu kelelahan, tapi rasa tanggung jawab yang besar seperti memberinya kekuatan berlipat untuk tetap bersama saya. (Kutipan Cerpen Seragam karya Aris Kurniawan Basuki dengan penyestialan)35. Kalimat:“Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus boyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau.”Penggunaan kata boyongan memperjelas peristiwa yang dialami tokoh “saya”, yaitu …Baca juga: 50 Soal UKPPPG 2025 Guru SD dan Kunci Jawaban Uji Kompetensi PPG sebagai Bahan Latihan36. Peristiwa apa yang mungkin akan terjadi kepada sahabatnya jika tokoh saya tidak ikut mencari jangkrik malam itu? Tentukan Tepat atau Tidak Tepat untuk setiap pertanyaan berikut!37. Kalimat mana saja dari dalam kutipan cerpen tersebut yang membuktikan karakter sahabat tokoh saya merupakan seorang yang setia kawan?Pilihlah jawaban yang benar!  Jawaban benar lebih dari satu. 

| 2026-01-13 04:20