- Rapat Pleno Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada Selasa malam di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, resmi menunjuk Zulfa Mustofa sebagai penjabat atau Pj Ketua Umum PBNU menggantikan Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya.Keputusan itu diumumkan langsung oleh Rais Syuriyah PBNU, Muhammad Nuh, yang menyebut penunjukan ini akan berlaku hingga pelaksanaan muktamar berikutnya pada 2026.Zulfa Mustofa, yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua Umum PBNU, kini diberi mandat memimpin organisasi dalam masa transisi.“Beliau akan menjalankan tugas-tugas Ketua Umum sampai Muktamar 2026,” ujar Nuh dikutip dari Antara, Rabu .Sementara itu, Rais Aam PBNU, Miftachul Akhyar menegaskan, rapat pleno ini merupakan bagian penting dari mekanisme internal Syuriyah untuk memperkuat perannya dalam struktur PBNU.“Malam ini adalah proses yang harus kita lalui untuk menegaskan kembali bahwa Syuriyah adalah pemilik otoritatif dalam Nahdlatul Ulama,” ujarnya.Lantas seperti apa sosok Zulfa Mustofa yang menjadi Pj Ketua Umum PBNU?Baca juga: Ini Alasan Gus Yahya Tak Dapat Dimakzulkan atau Diminta Mengundurkan Diri dari Ketum PBNU/Tria Sutrisna Pj Ketua Umum PBNU Zulfa Mustofa saat memberikan keterangan usai ditetapkan dalam rapat pleno PBNU, Selasa malam.Dilansir dari Kompas.com, Rabu , KH Zulfa Mustofa lahir di Jakarta pada 7 Agustus 1977 dari pasangan KH Muqarrabin dan Marhumah Latifah.Dari garis ibunya, ia masih memiliki hubungan keluarga dekat dengan Wakil Presiden ke-13 RI, KH Ma’ruf Amin, karena Marhumah Latifah merupakan putri Nyai Hajjah Maimunah ibunda Ma’ruf Amin.Dengan demikian, KH Zulfa Mustofa merupakan keponakan dari Kiai Ma’ruf. Zulfa tercatat merupakan cucu kemenakan dari Syekh Nawawi al-Bantani.Baca juga: Media Asing Soroti Desakan Mundur Gus Yahya dari Kursi Ketum PBNUMasa kecilnya dihabiskan di Jakarta, tempat ia menempuh pendidikan dasar hingga kelas 3 di SD Al-Jihad, Tanjung Priok.Setelah itu, ia pindah ke Pekalongan untuk menuntaskan sekolah dasar.Pendidikan menengah ia jalani di Madrasah Tsanawiyah Salafiyah Simbangkulon, Pekalongan, sebelum kemudian pindah ke Kajen, Margoyoso, Pati, Jawa Tengah, guna melanjutkan studi di lingkungan pesantren ketika duduk di kelas 2 tsanawiyah.Lingkungan inilah yang kemudian membentuk dasar keilmuan dan tradisi keagamaannya.
(prf/ega)
Profil Zulfa Mustofa: PJ Ketum PBNU, Cucu Kemenakan Syekh Nawawi al-Bantani yang Gantikan Gus Yahya
2026-01-12 09:01:02
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 08:35
| 2026-01-12 08:03
| 2026-01-12 07:38
| 2026-01-12 07:31
| 2026-01-12 06:54










































